Breaking News

HANKAM Jokowi: Berita Bohong Penyebab Anarkisme di Wamena 24 Sep 2019 08:03

Article image
Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Ist)
Kepala Negara juga meminta masyarakat agar dalam melakukan aksi unjuk rusak tidak melakukan perusakan terhadap fasilitas umum.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Aksi anarkis di Wamena dimulai dan berkembang dari adanya isu berita hoaks atau bohong. Oleh karena itu, Presiden meminta masyarakat setiap mendengar, setiap melihat di media sosial itu di cross chek dulu, di cek lebih dahulu.

Demikian penjelasan presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah rapat koordinasi dirinya dengan Menko Polhukam, Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9/2019) pagi.

“Jangan langsung dipercaya karena itu akan mengganggu stabilitas keamanan dan politik di setiap wilayah,” kata Presiden Jokowi dalam konperensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9/2019) malam.

Kepala Negara juga meminta masyarakat agar dalam melakukan aksi unjuk rusak tidak melakukan perusakan terhadap fasilitas umum.

“Sekali lagi itu adalah milik kita semuanya, jangan sampai ada kerusakan-kerusakan yang diakibatkan dari anarkisme ya,” kata Presiden Jokowi. 

--- Redem Kono

Komentar