Breaking News
  • Ada 70.000 ibu hamil dan menyusui di antara pengungsi Rohingya
  • ASEAN Para Games - Doni Yulianto sumbang emas nomor kursi roda 1.500m
  • Kemenperin buka rekrutmen PNS untuk 380 formasi
  • Malaka, NTT diguncang gempa
  • Menhub: uji coba Transjabodetabek hasilnya kurang maksimal

TRADISI Jokowi: Budaya Kompetisi Modal Penting Menjadi Bangsa Tangguh 18 Sep 2016 11:12

Article image
PON ajang pembinaan menuju bangsa tangguh. Presien Jokowi pada pembukaan PON XIX di Bandung, Jawa Barat. (Foto:Biro pers Istana).
Pekan Olahraga Nasional (PON) merupakan salah satu ajang pembinaan yang dapat melahirkan semangat juga dan kompetisi.

BANDUNG, IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo menegaskan keinginannya untuk membangun Indonesia menjadi bangsa yang tangguh dan menjadi pemenang dalam persaingan di antara bangsa-bangsa di dunia.

Bangsa yang tangguh membutuhkan masyarakat yang memiliki semangat juang dan berkompetisi dengan bangsa yang lain. Pekan Olahraga Nasional (PON) merupakan salah satu ajang pembinaan yang dapat melahirkan semangat tersebut.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada Pembukaan PON XIX Jawa Barat Tahun 2016 di Gelora Bandung Lautan Api (GLBA) Bandung, Sabtu (17/9/2016).

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa kompetisi dan pembinaan olahraga nasional harus dimulai dari tingkat terkecil, mulai dari kampung hingga pada tingkat provinsi. Sebab, dengannya akan semakin banyak bibit olahragawan nasional yang muncul dan akan tertanam mental pemenang pada diri masyarakat.

"Semua harus bergerak. Akan lahir budaya kompetisi yang sehat di masyarakat. Akan tumbuh semangat juang dan mental-mental pemenang di segala bidang. Saya meyakini dengan menggalakkan Kompetisi Olahraga ini, kita akan menjadi bangsa yang tangguh, bangsa pemenang di antara bangsa-bangsa di dunia," ujar Presiden seperti dikutip dari siaran pers Kepala Biro Pers Istana, Sabtu.

PON yang tahun ini digelar di Jawa Barat disebut Presiden sebagai tempat berkumpulnya para atlet terbaik yang dimiliki Tanah Air. Para atlet tersebut telah mempersiapkan diri untuk bersaing dan menjadi yang terbaik di antara yang lainnya.

"Para juara akan menjadi andalan kita dalam menghadapi SEA Games 2017 di Malaysia dan ASIAN Games 2018 di negara kita, Indonesia," imbuhnya.

Oleh karenanya, Presiden Joko Widodo meminta kepada seluruh atlet untuk terus berjuang dan berprestasi bagi Tanah Air. Di hadapan para atlet, Presiden juga tak lupa untuk memberikan semangat dan ucapan selamat bertanding di gelaran PON kali ini.

"Terakhir, saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet. Berjayalah di Tanah Legenda, Provinsi Jawa Barat. Buatlah daerah kalian bangga. Buatlah Indonesia bangga dengan prestasi kalian," tutupnya.

Mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, serta Ketua Umum KONI Suhartono Suratman.

Juga tampak hadir, Menteri Kominfo Rudiantara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Walikota Bandung Ridwan Kamil.

 

--- Very Herdiman

Komentar