Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

NASIONAL Jokowi: Pilihan Boleh Berbeda, Kita Tetap Bersaudara 27 Jun 2018 08:42

Article image
Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Ist)
Kepala Negara mengingatkan, pilihan politik boleh berbeda, tetapi setelah itu biarkan pemimpin yang dipilih bekerja selama lima tahun.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Masyarakat diharapkan memilih pemimpin terbaik untuk memimpin daerahnya masing-masing. Tetapi diharapkan agar pilihan boleh berbeda tetapi semua tetap bersaudara.

Anjuran ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang disampaikan melalui akun twitternya @jokowi yang diunggah Rabu sekitar pukul 08.01 WIB.

"Mari memilih pemimpin terbaik di kabupaten, kota dan provinsi. Pilihan boleh berbeda, tetapi kita tetap bersaudara. Selamat memilih!," tulis Presiden Jokowi.

Sebagaimana diketahui, hari ini, Rabu (27/6/2018), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilaksanakan serentak di 171 daerah pemilihan di Tanah Air. Para warga memilih 17 gubernur, 115 bupati dan 39 wali kota.

Kepala Negara mengingatkan, pilihan politik boleh berbeda, tetapi setelah itu biarkan pemimpin yang dipilih bekerja selama lima tahun.

"Saya mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia untuk bersatu padu terlepas apapun pilihan politik kita," kata Presiden Jokowi melalui fanpage facebooknya.

Sebagai bangsa yang besar, Indonesia masih harus menghadapi persoalan yang jauh lebih besar di masa datang, dan persoalan tersebut hanya dapat dihadapi dengan persatuan bangsa.

Dalam Pilkada serentak 2018 yang digelar Rabu ini, tercatat ada 514 pasangan calon berebut menjadi gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, dan wali kota/wakil wali kota.

Rinciannya sebanyak 435 pasangan calon atau 84 persen diusung partai politik dan sebanyak 79 pasangan calon atau 16,6 persen berasal dari jalur perseorangan.

Untuk aparatur sipil negara (ASN) sejumlah 153 calon, TNI/Polri 13 calon, politikus 448 calon, dan swasta 500 calon. Untuk 153 ASN yang mencalonkan Pilkada sebanyak 6 gubernur, 59 bupati, 18 wali kota dan 15 wakil wali kota.

--- Redem Kono

Komentar