Breaking News
  • Defisit Lebih Rendah Dari Proyeksi APBN-P 2017
  • Menkeu: investasi tumbuh karena kepercayaan pelaku usaha
  • Penerimaan Bea Cukai hingga November Rp130,1 triliun
  • Presiden Jokowi setuju pendiri HMI jadi Pahlawan Nasional

TOKOH Jokowi: Taufiq Kiemas Adalah Jembatan Kembalinya yang Berkonflik 09 Jun 2016 09:24

Article image
Presiden Jokowi berpidato saat Haul almarhum Taufiq Kiemas, Rabu (8/6). (Foto:Tribunnews.com)
Menurut Presiden Jokowi, Taufiq Kiemas selalu memberikan orientasi empat pilar kebangsaan kepada para pejabat pemerintah dan lembaga semasa hidupnya.

JAKARTA,IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo menilai sosok mantan Ketua MPR RI almarhum Taufiq Kiemas (1942--2013) semasa hidupnya merupakan tokoh yang banyak mendamaikan individu maupun golongan yang mengalami konflik.

"Kita kembali mengingat beliau yang selalu dengan ikhlas, dengan segala risiko, bisa kita lihat banyak sekali konflik individu beliau selalu menjadi jembatan kembalinya antar-individu, antar-lembaga yang telah berkonflik," kata Presiden Jokowi dalam sambutan haul 1000 hari wafatnya Taufik Kiemas di kediaman keluarga Megawati Soekarnoputri, di Jakarta, Rabu malam.

Menurut Presiden Jokowi, Taufiq Kiemas selalu memberikan orientasi empat pilar kebangsaan kepada para pejabat pemerintah dan lembaga semasa hidupnya.

"Pancasila sebagai dasar negara, sebagai kegiatan sehari hari, beliau selalu ingatkan itu," kata Presiden.

Presiden Jokowi menyampaikan rasa simpatinya dengan mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum Taufiq Kiemas.

Sementera itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menilai Taufiq Kiemas sebagai sosok yang memiliki kepribadian tangguh. 

"Taufiq Kiemas, dia adalah orang yang sabar, tangguh dan mampu mempersatukan serta mempertemukan kelompok yang berseberangan," ujarnya .

Salah satu kenangan yang berkesan, katanya, ketika Taufik Kiemas berhasil mempertemukan Ilham Aidit, putra D.N. Aidit (Ketua Committee Central Partai Komunis Indonesia/CC PKI) dengan putra Kartosoewirjo (Ketua Darul Islam/Tentara Islam Indonesia/DI TII) dalam sebuah acara buka puasa bersama.

"Kedua pihak itu berseberangan, tetapi dia bisa mempertemukan keduanya," ujar Said Aqil. 

Haul tersebut menjadi ajang silaturahmi para pejabat negara. Terlihat hadir dalam acara tersebut yakni Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Kominfo Rudiantara, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala BIN Sutiyoso dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Wakapolri Komjen Budi Gunawan dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto juga hadir pada sekitar pukul 16.00 WIB. Tidak ketinggalan, yang empunya Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga hadir dalam haul tersebut.

 

--- Very Herdiman

Komentar