Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

OLAHRAGA Jokowi Ajak Pegiat Seni dan Artis “Demamkan” Asian Games XVIII 06 Jun 2018 05:11

Article image
Para pegiat seni dan artis bertemu Jokowi di Istana Negara. (Foto: Ist)
Untuk melakukan promosi Asian Games XVIII, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu sejumlah pegiat seni, selebritis, pegiat kreatif, atlet, blogger, dan vlogger yang datang ke Istana Negara.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Untuk melakukan promosi Asian Games XVIII, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu  sejumlah pegiat seni, selebritis, pegiat kreatif, atlet, blogger, dan vlogger yang datang ke Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/6/2018) siang.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan, bahwa sebentar lagi Indonesia akan mengelar sebuah perhelatan besar Asian Games XVIII. Pesta olahraga antar negara Asia ini akan diikuti oleh 49 negara.

“Ini perhelatan yang sangat besar. Yang kita inginkan adalah sekarang ini mestinya masyarakat kita sudah ‘demam’, lha ini baru anget, belum panas apalagi ‘demam’,” kata Presiden Jokowi.

Oleh sebab itu, Kepala Negara mengaku mengundang mereka semua, negara memanggil mereka semuanya untuk men’demam’kan Asian Games XVIII, agar masyarakat menjadi ‘demam’ semuanya.

“Jadi itu yang kita inginkan berkumpulnya kita semuanya di siang hari ini. Caranya? Ya silakan, saya tidak mengerti. Yang penting ‘demam’ gitusaja,” ujar Presiden Jokowi.

Sejumlah artis seperti Iwa K, Once, Irfan Hakim, Gading Marten, Indra Bekti, Andre Hehanusa, dan Marcel tampak hadir dalam acara tersebut. Selain itu juga tampak sejumlah atlet seperti Susi Susanti, Alan Budi Kusuma, Tontowi Yahya, dan Liliyana Natsir.

Sementara Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Triawan Munaf, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki. 

--- Redem Kono

Komentar