Breaking News

POLITIK Jokowi Bertemu AHY, Sinyal Koalisi? 02 May 2019 16:18

Article image
Presiden Jokowi ketika menghadiri rakernas Partai Demokrat. (Foto: Ist)
Moeldoko mengatakan AHY bertemu dengan Jokowi sore ini secara 4 mata. Belum diketahui apa yang akan dibahas mereka.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertemu dengan Komandan Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pertemuan berlangsung sore ini.

"Ya saya pikir hal yang biasa itu," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

Moeldoko mengatakan AHY bertemu dengan Jokowi sore ini secara 4 mata. Belum diketahui apa yang akan dibahas mereka.

"Ya tinggal sebentar lagi, tinggal setengah jam lagi, kita tunggu aja," ujar Moeldoko menjawab pertanyaan wartawan mengenai pertemuan Jokowi dengan AHY.

Seperti diketahui, saat ini PD masih berada di dalam koalisi capres Prabowo Subianto. Belum diketahui nantinya apakah Jokowi mengajak PD untuk berkoalisi.

"Dalam politik itu kan kalau mau mencari jalan keluar kan tidak ada yang dominan, jadi saling mendengarkan, saling mempertimbangkan bisa akhirnya saling bersepakat ya," tutup Moeldoko.

Sebelumnya, wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding bicara kemungkinan bertambahnya anggota Koalisi Indonesia Kerja. Karding menilai, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat kemungkinan akan bergabung mendukung Jokowi.

"Saya melihat yang punya peluang besar kedepan PAN dan Demokrat," ungkap Karding di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (1/5/2019).

Karding sebelumnya sempat mengungkapkan, kemungkinan bergabungnya Partai Demokrat. Dia menyebut, komunikasi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono berjalan baik.

Sedangkan peluang PAN bergabung terlihat dari pertemuan antara Jokowi dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan saat pelantikan Gubernur Maluku.

"Koalisi itu semua partai memungkinkan soal nanti siapa yang cocok dan punya chemistrybersama itu soal masing-masing nanti akan dibahas," kata dia.

--- Redem Kono

Komentar