Breaking News

POLITIK Jokowi Bertemu AHY, TKN Puji SBY 02 May 2019 16:28

Article image
AHY sudah berada di Istana untuk bertemu Presiden Jokowi. (Foto: Ist)
Meski dalam politik selalu ada dinamika dan perbedaan, namun pada intinya semangat TKN dan Partai Demokrat selalu sama, yakni menjunjung dan menghormati proses demokrasi.

JAKARTA, IndonesiaSatu.coPresiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Komandan Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pertemuan berlangsung sore ini. 

"Ya saya pikir hal yang biasa itu," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

Moeldoko mengatakan AHY bertemu dengan Jokowi sore ini secara 4 mata. Belum diketahui apa yang akan dibahas mereka. Kini AHY sudah diketahui berada di Istana Kepresidenan.  

Pertemuan ini seakan menguatkan sinyal PD merapat ke petahana Presiden Joko Widodo. Menanggapi pertemuan ini, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf juga memberi puji-pujian untuk Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Sikap SBY yang jernih dalam memandang segala tahapan pemilu menunjukkan karakter seorang negarawan. Meski dalam politik selalu ada dinamika dan perbedaan, namun pada intinya semangat TKN dan Partai Demokrat selalu sama, yakni menjunjung dan menghormati proses demokrasi. Kami memberi apresiasi atas sikap dewasa Partai Demokrat dalam berpolitik," ungkap Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, kepada wartawan, Kamis (2/5/2019).

Karding menyoroti soal kesamaan antara SBY dan Jokowi bersama seluruh elemen di TKN yang disebutnya sama-sama percaya pada proses demokrasi yang saat ini tengah berlangsung. Karding mengatakan SBY sejak awal telah menunjukkan komitmen dan semangat yang sama dengan kubu pasangan nomor urut 01 itu.

"Meski bersaing, Demokrat dinilai tetap mampu menjaga nilai-nilai universal dalam berbangsa. Ini seperti mengedepankan semangat inklusif dan tidak berpikir sempit," ucapnya.

"Baju kami dengan Demokrat beda sepanjang pilpres. Tapi hati kami sama yang ingin Indonesia dibangun dengan semangat yang tidak sempit dan tak eksklusif. Dengan semangat yang sama itu, kami optimistis bahwa kesatuan TKN dan Demokrat ini bisa berkembang ke arah yang lebih jauh," imbuh Karding.

Bukan hanya ke Demokrat. TKN Jokowi juga kembali membuka penawaran kepada PAN untuk bergabung dengan koalisi Jokowi-Ma'ruf. Karding memberi apresiasi kepada PAN, yang disebutnya aktif dalam menciptakan suasana sejuk demokrasi dengan sikap sang ketum, Zulkifli Hasan, yang datang ke Jokowi untuk membangun komunikasi.

"Kami pun mengapresiasi gestur politik yang dibangun PAN yang memperlihatkan iktikad untuk menjaga persatuan dan menghormati proses demokrasi. Pak Zulkifli memperlihatkan narasi yang positif dan bukan memprovokasi rakyat dengan narasi negatif," ucapnya.

Sejak unggul di Pipres 2019 versi hitung cepat, Jokowi sudah tegas menyatakan membuka pintu silaturahmi bagi lawan politiknya. Ini disebut sebagai upaya rekonsiliasi.

"Ini menunjukkan Jokowi pemimpin yang mudah komunikasi dengan semua pimpinan partai. Jokowi menunjukkan bahwa kepentingan bangsa di atas segalanya," sebut Karding.

--- Redem Kono

Komentar