Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

AGAMA Jokowi Bertemu Para Ulama di Gresik 09 Mar 2018 06:01

Article image
Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Ponpes Mambaus Sholihin di Kecamatan Suci, Kabupaten Gresik. (Foto: Ist)
Usai berbincang-bincang dengan pemimpin dan pengurus pondok pesantren selama satu jam, Presiden Jokowi berjalan beriringan bersama KH Masbuchin Faqih untuk kemudian berfoto bersama.

GRESIK, IndonesiaSatu.co -- Usai memberikan bantuan sosial seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Sosial Pangan Beras Sejahtera (Rastra), Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren (ponpes) Mambaus Sholihin di Kecamatan Suci, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis (8/3/2018).

Kehadiran Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana bersama rombongan disambut oleh pimpinan Ponpes Mambaus Sholihin KH Masbuchin Faqih di kediamannya sekitar pukul 14.00 WIB.

Usai berbincang-bincang dengan pemimpin dan pengurus pondok pesantren selama satu jam, Presiden Jokowi berjalan beriringan bersama KH Masbuchin Faqih untuk kemudian berfoto bersama.

Seperti halnya kunjungan ke daerah lainnya, dalam perjalanan, beberapa kali mobil Presiden berhenti untuk menyapa dan memberikan buku kepada warga yang menunggu di sepanjang jalan.

Selain didampingi oleh Ibu Negara Iriana, turut hadir dalan kunjungan Presiden Jokowi di Ponpes Mambaus Sholihin, Gresik, diantaranya mengunjungi Mensesneg Pratikno dan Gubernur Jatim Soekarwo.

Pertemuan itu dilakukan di kediaman pengasuh Ponpes Mambaus Sholihin juga dihadiri para ulama Gresik seperti KH Robbach Ma’sum, KH Machfud Ma’sum (pengasuh Ponpes Ihyaul Ulum, Dukun Gresik), KH Asfihani Faqih (Ponpes Pasuruan, adik kandung KH Masbuchin Faqih), KH Haman Zaid, KH Abd Majid Idris, KH Aliwafa Khusnan, KH Usmuni Ashari, KH Manaur Shidiq dan Habib Ismail.

--- Redem Kono

Komentar