Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

NASIONAL Jokowi Dorong Masyarakat Jalani Pola Hidup Sehat 05 Nov 2018 05:11

Article image
Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Ist)
Kepala Negara mengkritik kebiasaan masyarakat mengajari anak-anak makan enak bukan makan sehat, tapi makan enak.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, pengeluaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk sakit jantung Rp 9,5 triliun, kanker kurang lebih Rp 3 triliin, ginjal Rp 2,2 triliun, dan katarak Rp 2,6 triliun.

“Angka yang tidak sedikit Rp 9 triliin, Rp 3 triliun, Rp 2 triliun. Itu angka yang besar,” kata Presiden Jokowi membuka pertemuan kabupaten/kota sehat tahun 2018, di kantor Wali Kota Tangerang, Minggu (4/11/2018) pagi.

Oleh sebab itu, Presiden menyambut baik pertemuan kabupaten dan kota untuk kota dan kabupaten yang sehat.

“Ada penyelesaian penyelesaian yang harus kita kerjakan, baik infrastruktur menuju lingkungan yang sehat, sanitasi, yang berkaitan dengan selokan yang rapi dan sehat,” ujarnya.

Menurut Presiden Jokowi, masih banyak sekali kota yang selokannya mampet, tidak mengalir dengan baik, munculnya adalah penyakit-penyakit.

Industri yang belum ramah lingkungan, membuang limbahnya langsung ke selokan, langsung ke sungai, menurut Presiden, ini juga problem.

Yang kedua, Presiden Jokowi menunjuk contoh mengenai pola hidup sehat. Apalagi sekarang orang senangnya main gadgetsmartphone.

“Kalau sudah masuk kamar atau duduk pegang HP tak-tuk tak-tuk, termasuk saya, lupa kadang-kadang,” ucap Presiden seraya menambahkan dirinya  saya masih rutinolahraga, entah sepeda, panahan, jogging, tinju (untuk kesehatan bukan untuk main tinju).

Oleh sebab itu, lanjut Presiden, gerakan hidup sehat ini harus betul-betul didorong terus, agar angka-angka pengeluaran BPJS betul-betul langsung turun. 

“Jantung keluar berapa, ginjal keluar berapa, pola hidup sehat ada di situ kelihatah sekali,” ujar Presiden Jokowi.

Kepala Negara mengkritik kebiasaan masyarakat mengajari anak-anak makan enak bukan makan sehat, tapi makan enak.

Padahal, lanjut Kepala Negara, Indonesia berlimpah ruah dianugerahi Allah SWT makanan yang sehat, entah sayur entah buah, murah di manapun ada, ikan di manapun ada, tapi yang dimakan makanan-makanan sampah.

“Kalau di negara lain sudah dinamakan makanan sampah, tapi di sini menjadi kegemaran kita. Makanan impor semuanya pada senang,” ucap Kepala Negara.

Untuk itu, Presiden Jokowi meminta agar diberikan informasi kepada masyarakat, anak-anak, ibu-ibu, dan bapak-bapak, cara hidup yang tidak sehat itu seperti apa.

Turut hadir dalam acara itu Menkes Nila Moeloek, Menperin Airlangga Hartarto, Kepala KSP Moeldoko, dan Gubernur Banten Wahidin Halim. 

--- Redem Kono

Komentar