Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

NASIONAL Jokowi Imbau Kandidat Pilkada Tidak Saling Cela dan Menjelekkan 08 Jan 2018 16:06

Article image
Di sela kunjungannya ke Kupang, NTT, Presiden Joko Widodo berkesempatan singgah di SMK 3 Kota Kupang, NTT, Senin (8/1/2018). (Foto: kompas.com)
Jokowi berharap antar kandidat tidak saling menjatuhkan dan menjelekkan. Terlebih yang menggunakan kampanye hitam alias black campaign.

KUPANG, IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau agar antar kandidat tidak ada saling mencela, saling menjelekkan, apalagi memakai black campaign. Jokowi mengatakan ini sehubungan dengan pelaksanaan pilkada serentak di 171 wilayah tahun ini.

Jokwo berharap agar setiap kandidat menjunjung sikap yang santun dan demokratis.

"Demokrasi di Indonesia ini harus mencerminkan karakter keindonesiaan kita, karakter yang penuh dengan kesantunan, karakter yang tidak saling menjelekkan, karakter yang tidak saling mencela. Karakter itu yang perlu terus kita tumbuhkan," kata Jokowi di kampus Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/1/2018).

Jokowi berharap antar kandidat tidak saling menjatuhkan dan menjelekkan. Terlebih yang menggunakan kampanye hitam alias black campaign.

"Antarkandidat juga jangan sampai saling mencela, saling menjelekkan, apalagi memakai black campaign. Kampanye hitam itu harus betul-betul kita hilangkan dari proses-proses demokrasi kita," tegas Jokowi.

Jokowi pun mempersilakan para kandidat beradu prestasi, ide, dan gagasan. Demokrasi Indonesia, kata Jokowi, harus mencerminkan karakter bangsa Indonesia yang sopan dan santun.

"Silakan adu prestasi, adu rekam jejak, track record, adu ide, adu gagasan, adu program, adu rencana-rencana. Saya kira dimunculkan harus itu," kata Jokowi sebagaimana dilansir Antara News.

"Sekali lagi, demokrasi kita harus mencerminkan karakter kita, karakter bangsa Indonesia yang ramah, sopan dan santun, penuh kesantunan," tambah Jokowi. 

--- Simon Leya

Komentar