Breaking News

HANKAM Jokowi Minta Mahfud Jalankan Program Deradikalisasi 29 Oct 2019 17:00

Article image
Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Ist)
Mahfud diminta dapat menghadapi paham radikalisme yang terjadi di Indonesia.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD untuk menjalankan program deradikalisasi. Mahfud diminta dapat menghadapi paham radikalisme yang terjadi di Indonesia. 

"Itu salah satu pesan presiden, kita diminta melakukan deradikalisasi," kata Mahfud di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Yogyakarta, Senin (28/10/2019).

Ia menegaskan, kelompok radikal bukan berarti orang Islam. Ia pun mengajak agar pemikiran bahwa orang yang radikal merupakan orang Islam untuk diubah.

"Kelompok radikal itu bisa Islam bisa tidak. Dimana-mana banyak orang radikal. Oleh sebab itu jangan dibelok-belokkan. Karena radikalisme bukan orang Islam juga, jadi jangan dikacaukan," katanya.

Ia menjelaskan, radikalisme berarti gerakan atau paham yang ingin menawarkan alternatif lain terhadap ideologi dengan cara kekerasan. Untuk itu perlu adanya upaya deradikalisasi. 

"Radikal itu lawannya gradual. Gradual itu bertahap," lanjut Mahfud. 

--- Redem Kono

Komentar