Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

TRANSPORTASI Jokowi Resmikan Terminal Bandara Ahmad Yani di Semarang 07 Jun 2018 23:00

Article image
residen Jokowi meninjau terminal baru Ahmad Yani. (Foto: Ist)
Untuk itu, dua tahun yang lalu, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri BUMN lewat Angkasa Pura I untuk menghitung pembangunan Bandara Ahmad Yani sebab dirinya merasa berasal dari Jawa Tengah.

SEMARANG, IndonesiaSatu.co -- Empat tahun yang lalu, saat terakhir Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan terminal bandar udara (bandara) internasional Ahmad Yani yang lama dirinya merasa sedih.

“Ini airport bandar udara internasional tapi kok terminalnya seperti ini, berdesak-desakan, bangunannya juga. Ya maaf saya ngomong apa adanya, kok kumuh banget gitu. Tapi bertahun-tahun kok ya juga enggak di bangun-bangun, ada apa?,” ujar Presiden saat mengawali sambutan pada saat peresmian terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Kamis (7/6/2018).

 Untuk itu, dua tahun yang lalu, Preside  Jokowi memerintahkan Menteri BUMN lewat Angkasa Pura I untuk menghitung pembangunan Bandara Ahmad Yani sebab dirinya merasa berasal dari Jawa Tengah.

 “Tapi kalau langsung saya bangun, 4 tahun yang lalu langsung saya bangun, bandara yang lain belum, nah nanti ini hanya mementingkan Jawa Tengah saja nih presiden. Pasti, pasti banyak yang  ngomong gitu. Ya sudah yang lain dulu dimulai,” kata Presiden menyampaikan alasan pembangunan baru dimulai dua tahun yang lalu.

Pada kesempatan itu, Presiden mengaku kaget sebab target pembangunan selesai pada akhir Desember namun dapat diselesaikan lebih cepat dan telah dapat digunakan sekarang.

“Bandar udara yang lain waktu konstruksi saya biasanya mengecek, di sini saya enggak mengecek, tahu-tahu jadi dan tahu-tahu kaget saya,” ucap Kepala Negara.

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa kekagetan dirinya juga lantaran memiliki arsitektur bagus, lingkungan cantik, dan juga karena kelihatan arus lalu lintas keluar masuk pesawat.

“Yang belum satu, runway-nya masih kurang panjang Pak Menteri. Masih berapa ini? 2.500 kelihatannya, benar ya? Ya 2.500. Jadi saya minta paling lambat akhir tahun depan itu sudah tambah jadi 3.000,” puji Presiden seraya meminta agar runway diperpanjang memenuhi standar internasional.

Pada bagian lain sambutannya, Presiden juga menyampaikan alasan mengenai fokus pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun ini.

“Supaya semakin lengkap infrastuktur kita, dan fasilitas-fasilitasnya, dan kita ingin semuanya dibuat saling terhubung, saling terintegrasi. Hasilnya mulai terlihat satu per satu, satu demi satu,” ujar Presiden menegaskan.

Selain bersama Ibu Negara Iriana, turut mendampingi Presiden dalam acara kali ini Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

--- Redem Kono

Komentar