Breaking News

REGIONAL Kabupaten Dogiyai Masih Nihil Kasus Covid-19 22 Apr 2020 16:50

Article image
Yakobus Dumupa,Keindahan alam Kabupaten Dogiyai. (Foto: Papua Pos Nabire)
Hasil evaluasi juga memperlihatkan, pos koordinasi atau posko pengamanan dan pemeriksaan kesehatan di kilo meter 100 Siriwo, Bomomani, dan Moanemani sudah beroperasi secara efektif.

KIGAMANI, IndonesiaSatu.co -- Ketua Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Bupati Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua, Yakobus Dumupa menyebutkan, hasil evaluasi kerja termin pertama Gugus Tugas Covid-19 Dogiyai terkait percepatan penanganan covid-19 di wilayah itu hingga Senin (21/4), masih nihil alias belum ada kasus covid-19.

“Secara umum pelaksanaan kegiatan penanganan covid-19 di Dogiyai telah berjalan dengan baik. Hampir semua kegiatan mulai berjalan dan sejumlah kekurangan mulai dibenahi secara bertahap. Masyarakat juga mulai memahami covid-19 dan mematuhi kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pemerintah kabupaten dalam rangka penanganan covid-19,” ujar Yakobus Dumupa dalam keterangan yang diterima media ini Selasa (22/4/2020).

Hasil evaluasi juga memperlihatkan, pos koordinasi atau posko pengamanan dan pemeriksaan kesehatan di kilo meter 100 Siriwo, Bomomani, dan Moanemani sudah beroperasi secara efektif. Sedangkan posko Unito dan Wigoumakida tengah dalam proses pemberangkatan petugas ke lokasi dan dipastikan minggu depan sudah bisa dioperasionalkan. Dengan demikian, kata Dumupa, seluruh wilayah perbatasan Dogiyai dengan sejumlah kabupaten tetangga bisa dijaga dan diawasi petugas yang ditempatkan di masing-masing posko.

Selain itu, pengguna jalan darat dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Dogiyai, Deiyai, dan Paniai, dan Intan Jaya dan sebaliknya masih belum tertib. Ia mengaku, masih terjadi iring-iringan kendaraan, penyerobotan posko, pemaksaan petugas, dan tindakan anarkhis yang kebanyakan dilakukan warga masyarakat Paniai dan Deiyai dengan menggunakan “surat ijin jalan palsu” (di-scan dan di-fotokopi ulang-ulang) dari bupati setempat. Sedangkan warga masyarakat Dogiyai mulai tertib dan mematuhi ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan dalam penggunaan jalan trans Papua Nabire-Ilaga.

“Pemerintah Dogiyai melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mulai melakukan pendataan dan verifikasi pelajar dan mahasiswa untuk diberi bantuan biaya hidup selama masa covid-19. Kami juga sedang menyediakan bahan makanan untuk kemudian disalurkan bagi warga masyarakat yang kurang mampu ketika terjadi krisis pangan nanti. Termasuk menyiapkan pemberian dana bantuan sosial bagi masyarakat yang kurang mampu,” lanjutnya

Ia menambahkan, dalam beberapa hari ke depan, Gugus Tugas Covid-19 Dogiyai akan melakukan sosialisasi sejumlah hal yang berkaitan dengan covid-19 dan dampaknya dalam berbagai aspek dan langkah-langkah mengantisipasi atau mengatasi berbagai masalah yang akan muncul kemudian.

Karena itu, menurutnya, pihak Gugus Tugas Covid-19 Dogiyai telah berkomitmen untuk konsisten dengan kesepakatan para bupati dari wilayah Meepago dalam rangka percepatan penanganan covid-19 di selkuruh kabupaten di wilayah Meepago. Wilayah Meepago Nabire, Deiyai, Paniai, dan Intan Jaya. Dengan demikian, pihaknya juga berharap agar masyarakat dan semua pihak tetap konsisten menaati kesepakatan yang telah diambil bersama para bupati di wilayah Meepago.

“Selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Bupati Dogiyai saya mengapresiasi kerja keras tim, masyarakat, dan semua pihak yang sudah bahu-membahu ikut ambil bagian dalam mencegah dan menangani penyebaran covid-19 di Dogiyai. Evaluasi pertama ini perlu kami sampaikan untuk diketahui dan dijadikan bahan evaluasi agar dilakukan pembenahan-pembenahan sebagaimana mestinya,” katanya.

--- Simon Leya

Komentar