Breaking News

INTERNASIONAL Kapal Induk “USS Nimitz” Menuju Teluk Persia, AS: Tidak Terkait Tewasnya Ilmuwan Nuklir Iran 28 Nov 2020 23:14

Article image
Kapal induk Amerika Serikat
Pentagon: Perintah untuk mengerahkan kapal induk USS Nimitz dan armada laut AS lainnya ke Teluk Persia dikeluarkan sebelum Mohsen Fakhirzadeh terbunuh pada Jumat (27/11/2020).

WASHINGTON, IndonesiaSatu.co -- Kapal induk Amerika Serikat (AS) “USS Nimitz” dikabarkan bergerak menuju Teluk Persia. Informasi tersebut beredar setelah peristiwa pembunuhan ilmuwan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh, di kawasan timur Teheran, Jumat (27/11/2020).

Dikutip dari CNN.com, Sabtu (28/11/2020), sebuah sumber Pentagon mengatakan, pengerahan armada tempur AS ke Teluk Persia merupakan bagian dari operasi pengamanan dalam rangka penarikan pasukan AS di wilayah Timur Tengah dan tidak terkait dengan peristiwa pembunuhan Fakhrizadeh.

Disebutkan pula, armada perang AS yang didukung kapal perusak berpeluru kendali akan segera melanjutkan operasi di wilayah Teluk Persia.

Sesuai perintah Presiden Donald Trum, armada AS tersebut kembali dikerahkan ke kawasan untuk memberikan dukungan pengamanan bagi pasukan AS yang akan ditarik dari Irak dan Afghanistan pada pertengahan Januari mendatang.

Hal tersebut berkaitan dengan janji Trump dalam kesepakatan damai dengan milisi Taliban pada bulan lalu untuk menarik mayoritas pasukan AS dari Irak dan Afghanistan.

Sumber di Pentagon mengatakan, perintah untuk mengarahkan kapal induk USS Nimitz dan armada laut AS lainnya dikeluarkan sebelum ilmuwan nuklir kenamaan Iran, Mohsen Fakhirzadeh, terbunuh  pada Jumat (27/11/2020).

Meskipun demikian, pejabat keamanan AS menegaskan, pengerahan kapal induk ke Teluk Persia merupakan sinyal kuat terkait "antisipasi yang meningkat" bagi otoritas Teheran yang telah bersumpah akan melancarkan balasan tegas dan setimpal terhadap pelaku pembunuhan Mohsen.

--- Henrico Penu