Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

REGIONAL Kapolres Rickson Situmorang Komit Tindaklanjuti Kasus Narkoba di Sikka 27 Jan 2018 02:22

Article image
Kapolres Sikka, Rickson Situmorang (Foto: Kupang.tribunnews.com)
"Kami sudah punya komitmen bahwa penjelasan penangangan kasus narkoba sudah diserahkan kepada Diresnarkoba Polda NTT, meski pun operasi penyilidikan hingga penangkapan melibatkan anggota Satuan Narkoba Polres Sikka dan Polda NTT. Teman-teman media (warta

MAUMERE, IndonesiaSatu.co-- Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sikka, AKBP Rickson Situmorang menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti penangkapan kasus narkoba kepada Diresnarkoba Polda NTT.

"Kami sudah punya komitmen bahwa penjelasan penangangan kasus narkoba sudah diserahkan kepada Diresnarkoba Polda NTT, meski pun operasi penyilidikan hingga penangkapan melibatkan anggota Satuan Narkoba Polres Sikka dan Polda NTT. Teman-teman media (wartawan) bisa menghubungi Polda NTT," kata Rickson kepada wartawan di Mapolres Sikka, Rabu (24/1/18).

Anggota Satuan Narkoba Polres Sikka dan Polda NTT berhasil menangkap dua warga Kota Maumere, Kabupaten Sikka berinisial LL alias Sun (41) dan AR alias Al (40).  Kedua pria ini ditangkap saat sedang melakukan pesta narkoba jenis shabu-shabu di tempat Sauna, kompleks Bintang Karaoke, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Sabtu (20/1/2018) sekitar pukul 19.00 Wita.

Penangkapan Sun dan Al dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda NTT dan Satresnarkoba Polres Sikka setelah membuntuti kedua pelaku sejak sehari sebelum kejadian. Setelah penangkapan kedua pelaku, Kasat Resnarkoba Polres Sikka, Iptu Wahyu Agha Ari Septyan melakukan koordinasi dengan tim Narkoba Polda NTT dan menginterogasi pelaku.

Tersangka Sun mengaku berdomisi di jalan Melati Nomor 06 Perumnas, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok. Sedangkan Al berdomisili di jalan Sugiapranoto, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur.

Selain menangkap kedua pelaku, Polisi juga berhasil mengamankan dua paket yang diduga shabu, tiga pipet plastik warna putih dan satu buah botol kratingdaeng. Polisi juga mengamankan tiga butir pil yang diduga ekstasi, dua buah handphone, satu buah pipa kaca, satu buah pemantik gas dan uang tunai senilai Rp 2,6 juta.

"Kedua tersangka dan barang bukti selanjutnya diamankan dan diproses di Ditresnarkoba Polda NTT," kata Rickson.

Kasat Reskrim Polres Sikka, AKP Andryz Setyawan, mengatakan bahwa penangkapan kedua pelaku kasus narkoba merupakan kasus pertama di tahun 2018.

--- Guche Montero

Komentar