Breaking News

HUKUM Kasus Korupsi Proyek NTT Fair, Yulia Afra Divonis Lima Tahun Penjara 22 Jan 2020 19:32

Article image
Suasana sidang Kasus Korupsi Proyek NTT Fair di Pengadilan Tipikor Kupang, NTT. (Foto: Victorynews.com)
Mantan kepala dinas PRKP provinsi NTT, Yulia Afra, divonis pidana lima tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan.

KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Sidang kasus korupsi pembangunan gedung NTT Fair dengan agenda putusan terhadap lima terdakwa digelar di pengadilan Tipikor Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (21/1/20).

Melansir Victorynews.com, dalam putusan majelis hakim yang dibacakan ketua majelis hakim, Dju Johnson Mira Mangngi, mantan kepala dinas PRKP provinsi NTT, Yulia Afra, divonis pidana lima tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan.

Menurut majelis hakim, terdakwa diringankan karena tidak pernah terjerat kasus hukum sebelumnya.

Sedangkan yang memberatkan terdakwa adalah terdakwa tidak mendukung program pembangunan pemerintah dan melakuakn tindak pidana korupsi secara bersama-sama yang merugikan kerugian keuangan negara sebesar Rp 11 miliar lebih.

“Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas, maka terdakwa Yulia Afra divonis lima tahun penjara dan denda Rp 200 juta, dan jika tidak dibayar maka diganti dengan 6 bulan kurungan badan,” tegas Hakim Dju.

Hakim Dju menambahkan, terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) memiliki kesempatan yang sama yakni menerima putusan dengan baik maupun menolak putusan.

Menanggapi putusan majelis hakim, kuasa hukum terdakwa, Rusdinur dan JPU Heri Franklin mengaku masih melakukan pertimbangan untuk proses selanjutnya (banding, red).

“Waktu kami berikan tujuh hari untuk JPU dan Kuasa hukum mempertimbangkan putusan ini,” ujar hakim Dju.

JPU yang hadir dalam persidangan yakni Hendrik Tip, Heri Franklin, dan Emi Jemahat.

Sementara Terdakwa Yulia Afra didampingi Kuasa Hukumnya, Rusdinur. Sedangkan Hakim Ketua Majelis, Dju Johnson Mira Mangngi didampingi Ali Muhtarom dan Ari Prabowo.

--- Guche Montero

Komentar