Breaking News

HUKUM Kasus Ninoy Karundeng, Sekjen PA 212 Jadi Tersangka 08 Oct 2019 11:00

Article image
Sekjen PA 212, Bernadus Doni. (Foto: detik.com)
Bernadus Doni yang juga sebagai Bernard diketahui memiliki peran mengintimidasi Ninoy Karundeng dan berada di lokasi kejadian saat Ninoy diculik dan dianiaya.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Kasus penculikan disertai penganiayaan kepada relawan Jokowi, Ninoy Karundeng terus bergulir. Berita terkini, Polda Metro Jaya sudah menetapkan Bernadus Doni alias Bernard Abdul Jabbar sebagai tersangka.

Penetapan  Bernadus Doni yang juga sebagai Sekjen PA 212 sebagai tersangka setelah yang bersangkutan diperiksa selama lebih dari 12 jam. Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Selasa (8/10/2019).

Meski sudah ditetapkan tersangka, Argo belum mengetahui apakah Bernard ditahan atau tidak. Sebab, surat penahanan disebutnya berada di tangan penyidik.

"Saya cek dulu surat (penahananya) sudah ada atau belum," ungkap Argo seperti dilansir detik.com.

Sebagaimana diberitakan, Bernard sudah diperiksa sejak Senin (7/10/2019) siang.
Bernard diketahui memiliki peran mengintimidasi Ninoy Karundeng. Polisi menyebut Bernard berada di lokasi kejadian saat Ninoy diculik dan dianiaya.

"Itu ada di lokasi ikut mengintimidasi dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan. Itu adalah Sekjen PA 212," kata Kombes Argo, Senin (7/10/2019).

Seperti diketahui, kasus ini mencuat setelah Ninoy diculik sekelompok orang saat berada di tengah aksi di Pejompongan, Jakarta Pusat. Saat itu, Ninoy memotret orang-orang yang terkena gas air mata saat demo pada Senin, 30 September 2019.

Polisi sudah menetapkan 11 tersangka dalam kasus itu. Peran para tersangka berbeda-beda seperti perekam, menyebarkan video Ninoy, mengintimidasi hingga melakukan penganiayaan. Selain itu, ada tersangka yang mengancam membunuh Ninoy.

--- Simon Leya

Komentar