Breaking News
  • Defisit Lebih Rendah Dari Proyeksi APBN-P 2017
  • Menkeu: investasi tumbuh karena kepercayaan pelaku usaha
  • Penerimaan Bea Cukai hingga November Rp130,1 triliun
  • Presiden Jokowi setuju pendiri HMI jadi Pahlawan Nasional

PERDAGANGAN Kemendag Tetapkan Harga Patokan Ekspor Produk Pertambangan di September 2017 29 Aug 2017 15:56

Article image
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan (Foto: Ist)
Produk pertambangan yang dikenakan BK adalah konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, dll.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co Fluktuasi harga internasional mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) periode September 2017.

Dibandingkan dengan periode Agustus 2017, sebagian besar komoditas mengalami kenaikan HPE. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 58/M-DAG/PER/8/2017, tanggal 25 Agustus 2017. HPE Periode September ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait.

“HPE produk pertambangan mulai mengalami kenaikan. Fluktuasi harga internasional menyebabkan naiknya HPE produk pertambangan. Hanya produk konsentrat mangan, konsentratilmenit, dan konsentrat rutil yang mengalami penurunan tipis,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan.

Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK adalah konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, nikel dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal.

Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, nikel, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME). Dibandingkan periode sebelumnya, kenaikan HPE dialami sebagian besar produk di periode September 2017.

Konsentrat tembaga (Cu ? 15%) pada periode September ditetapkan dengan harga rata-rata USD 2.105,79/WMT atau naik sebesar 5,82%; konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ? 62%) dengan harga rata-rata USD 60,13/WMT atau naik sebesar 12,24%; konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ? 50% dan (Al2O3 + SiO3) ? 10%) dengan harga rata-rata USD 30,73/WMT atau naik sebesar 12,24%; konsentrat timbal (Pb ? 56%) dengan harga rata-rata USD 970,53/WMT atau naik sebesar 4,87%; konsentrat seng (Zn ? 51%) dengan harga rata-rata USD 801,27/WMT atau naik sebesar 7,28%.

Selain itu, konsentrat pasir besi (lamela magnetitilmenit) (Fe ? 56%) dengan harga rata-rata USD 35,90/WMT atau naik sebesar 12,24%; nikel (Ni < 1,7%) dengan harga rata-rata USD 14,83/WMT atau naik sebesar 12,01%; dan bauksit (Al2O3 ? 42%) dengan harga rata-rata USD 35,29/WMT atau naik sebesar 3,62%.2

Sedangkan produk yang mengalami penurunan dibandingkan HPE periode sebelumnya adalah konsentrat mangan (Mn ? 49%) dengan harga rata-rata USD 208,82/WMT atau turun sebesar3,23%; konsentrat ilmenit (TiO2 ? 45%) dengan harga rata-rata USD 236,70/WMT atau turun sebesar 1,74%; dan konsentrat rutil (TiO2 ? 90%) dengan harga rata-rata USD 938,22/WMT atau turun sebesar 0,15%. Sementara itu pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ? 54) tidak mengalami perubahan.

 

--- Ernie Elu Wea

Komentar