Breaking News

UKM Kemenkop dan UKM Bersama Dekranas Tingkatkan Kualitas UKM 12 Apr 2019 14:54

Article image
Sinergi Program Kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dewan Kerajinan Nasional dan TP PKK, di Makassar, Jumat (12/4). (Foto: ist)
Pemerintah terus meningkatkan kemampuan SDM supaya produk-produk mereka berdaya saing.

MAKASAR, IndonesiaSatu.co -- Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas Bintang Puspayoga menyebutkan, industri kerajinan telah berkembang dengan pesat di seluruh pelosok Nusantara, mengingat bahan baku lokal banyak tersedia seperti serat alam untuk anyaman, tanah liat untuk keramik, kayu, batuan, logam dan lain-lain.

"Hanya saja, industri ini tumbuh sangat bervariasi dari skala mikro, kecil sampai skala menengah dengan berbagai kendala masih dihadapi, terutama dalam hal permodalan, pemasaran, teknik produksi dan lain-lain", papar Bintang saat membacakan pidato tertulis Ketua Umum Dekranas Hj Mufidah Jusuf Kalla, pada acara Sinergi Program Kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dewan Kerajinan Nasional dan TP PKK, di Makassar, Jumat (12/4).

Di acara yang dihadiri Koes Muldoko, Ketua Dekranasda Propinsi Sulsel Liestiaty F Nurdin, Deputi Pembiayaan Kemenkop dan UKM Yuana Sutyowati, Deputi Produksi dan Pemasaran Victoria BR Simanungkalit, Dirut LLP KUKM Emilia Suhaemi, dan para Ketua Dekranasda tingkat II di Sulsel, serta pengrajin di Sulsel, Bintang juga mengaku, persaingan di pasar global semakin ketat. "Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya nyata untuk mendorong para perajin agar lebih giat dan berdaya saing", tandas Bintang.

Untuk itu, pemerintah terus meningkatkan kemampuan SDM supaya produk-produk mereka berdaya saing. "Kami menyambut baik penyelenggaraan kegiatan sinergi ini dalam upaya meningkatkan wawasan UMKM Perajin agar lebih berdaya saing," imbuh Bintang.

Sebagai mitra Pemerintah, jelas Bintang, Dekranas telah melakukan berbagai program dalam membina dan mengembangkan UKM kerajinan di seluruh Nusantara. "Dekranas memandang sangat penting untuk melakukan pembinaan dan pengembangan UMKM di Sulawesi Selatan mengingat banyak potensi yang dapat dikembangkan", kata Bintang lagi.

Upaya yang dilakukan antara lain pelatihan-pelatihan di bidang desain karena tren desain produk kerajinan sangat cepat berubah. "Peningkatan kreatifitas dan inovasi desain perlu dilakukan, namun tetap mempertahankan identitas tradisional agar nuansa warisan budaya tetap harmoni dengan kekinian", tukas Bintang.

Sementara Ketua Dekranasda Propinsi Sulsel Liestiaty F Nurdin mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mengawal program Koperasi dan UKM di Sulsel. "Kita berharap UKM Sulsel terus dibina oleh Dekranas pusat supaya produk-produk dari Sulsel kualitasnya meningkat dan bisa bersaing dengan produk dari daerah lain," harap Liestianty.

Sebelumnya, selaku ketua pelaksana acara, Yuana Sutyowati mengatakan, acara ini digelar untuk mendukung inisiatif yang sudah baik dari Dekranasda Sulsel. Kemenkop dan UKM berharap acara ini dapat memberikan pengetahuan dan penguatan usaha bagi para pelaku UKM di Makassar, melalui penyuluhan perkoperasian kepada kelompok Usaha Bersama pra Koperasi, bimbingan teknis HAKI dan pelatihan manajemen koperasi dan pengelolaan koperasi serta pelatihan kewirausahaan untuk wirausaha pemula.

"Kegiatan ini akan terus kita galakkan sebagai upaya untuk mendukung percepatan pertumbuhan koperasi dan UKM di Indonesia," urai Yuana.

Pagi harinya rombongan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE) Kabinet Kerja, mengunjungi PAUD Masagena Binaan TP PKK Sulsel dalam rangka sosialisasi cuci tangan pakai sabun itu penting untuk cegah stunting.

--- Sandy Romualdus

Komentar