Breaking News
  • Banjir landa 21 kelurahan di Tebing Tinggi
  • Imigrasi Ngurah Rai beri "exit pass" seminggu bagi wisman
  • Jokowi: Kawasan GBK Harus Jadi Ruang Publik Bagi Masyarakat
  • PVMBG: gas SO2 Gunung Agung menurun
  • Sebanyak 50 ton ikan Danau Maninjau mati

INTERNASIONAL Kemenlu RI: Tidak Ada Korban WNI Dalam Penembakan di Las Vegas 04 Oct 2017 01:39

Article image
Tragedi penembakan di Las Vegas. (Foto: Ist)
"KJRI Los Angeles sudah menghubungi beberapa tokoh masyarakat dan rumah sakit di Las Vegas terkait keadaan WNI. Sampai saat ini tidak ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban dari kejadian penembakan di Las Vegas…”

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia turut membeberkn informasi terkait tragedi penembakan yang terjadi di lokasi konser musik Country dekat Mandalay Bay Resort and Casino, Las Vegas, Minggu (1/10/17) malam waktu setempat.

Berdasarkan informasi yang mereka terima dari Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Los Angeles, Amerika Serikat (AS), pihak Kemenlu RI menegaskan bahwa  sejauh ini tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam penembakan di Las Vegas.

"KJRI Los Angeles sudah menghubungi beberapa tokoh masyarakat dan rumah sakit di Las Vegas terkait keadaan WNI. Sampai saat ini tidak ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban dari kejadian penembakan di Las Vegas. Setidaknya ada 541 WNI yang tinggal di sekitar wilayah Las Vegas," ungkap Kemenlu RI dalam sebuah pernyataan resmi pada Senin (2/10/17).

Sebagaimana diberitakan media Spiegel Online, otoritas kepolisian setempat mengatakan bahwa aksi penembakan tersebut telah menelan 58 korban jiwa. Sementara 500-an orang mengalami luka-luka dalam peristiwa naas tersebut. Aksi penembakan itu terjadi ketika sekitar 22 ribu penonton berkumpul untuk merayakan malam puncak festival musik country di kawasan hotel Mandalay Bay dan Luxor. Saat itu bintang musik country Jason Aldean tengah beraksi di panggung.

Seorang saksi mata mengisahkan bahwa terjadi rentetan tembakan sehingga menimbulkan jeritan dan teriakan dari massa yang panik di seluruh area konser. "Rentetan tembakan terdengar tanpa henti," ungkap saksi mata di luar Resort yang tak disebutkan identitasnya.

Menurutnya, banyak orang berlarian menyelamatkan diri. Para wisatawan bersembunyi di kamar hotel mereka dan penerbangan menuju bandara Internasional McCarran, Las Vegas, dialihkan  ke bandara lain.

Pelaku penembakan yang diidentifikasi bernama Stephen Paddock dan bermukim tak jauh dari kota Las Vegas, kemudian ditemukan tewas di hotel Mandalay Bay. Ia diduga bunuh diri setelah melancarkan aksi brutalnya.

 

---Guche Montero

Komentar