Breaking News

EKONOMI Kemenparekraf Dorong Regulasi Skema Pembiayaan Ekonomi Kreatif Berbasis Kekayaan Intelektual 06 Sep 2021 19:02

Article image
Menteri Parekraf, Sandiaga S. Uno. (Foto: Ist)
Menteri Sandi menilai, regulasi ini akan menjadi warisan ataupun legacy pemerintahan Presiden Jokowi dalam hal pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan gebrakan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, memerintahkan para pejabat Kemenparekraf untuk mempercepat regulasi yang berkaitan dengan hak kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP) yang bisa dijadikan sebagai jaminan atau agunan pinjaman.

Regulasi yang dimaksud Menteri Sandiaga yakni rancangan peraturan pelaksana Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif yang mengatur skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual.

Regulasi tersebut berorientasi pada sistem pemasaran produk ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual, yang memungkinkan pelaku ekonomi kreatif untuk mendapatkan modal usaha yang dihadirkan pemerintah.

Menteri Sandi mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan regulasi di Kementerian Hukum dan HAM.

“Ini perintah, yakni segera mempercepat proses untuk regulasi yang berkaitan dengan hak kekayaan intelektual yang nanti dijadikan sebagai collateral atau jaminan pinjaman,” kata Sandiaga kepada wartawan di Jakarta awal September.

Sandi menilai, regulasi ini akan menjadi warisan ataupun legacy pemerintahan Presiden Jokowi dalam hal pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif.

“Paling tidak, ini akan menjadi warisan atau legacy dari Bapak Presiden Joko Widodo dalam periode pemerintahan keduanya agar industri ekonomi kreatif dan ekosistem ekonomi digital kita ada terobosan dari segi pembiayaan, ketika hak kekayaan intelektual bisa menjadi akses pembiayaan,” ujarnya.


Menteri Santi mengaku, Jakarta akan menjadi poros utama penggerak ekonomi kreatif bangsa.

"Kalau saya melihat, bola saljunya ini luar biasa dapat diciptakan ketika beberapa kekayaan intelektual kita mendapatkan pendanaan,” tandasnya.

--- Guche Montero

Komentar