Breaking News

OLAHRAGA Kemenpora dan Trans 7 Gelar Indonesia Sport Award bagi Atlet Nasional 17 Nov 2018 23:48

Article image
Presiden Jokowi saat memberi bonus kepada atlet Asian Games (Foto: detik.com)
"Pemerintah tidak hanya menuntut atlet untuk berprestasi, tetapi juga ingin memberikan hak dan kewajiban atlet. Setelah bonus, sekarang penghargaan," kata Gatot.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Trans7 menggelar Indonesia Sport Award (ISA) 2018. Acara tersebut sebagai wujud penghargaan bagi para atlet nasional. Sedianya, ISA 2018 adakan digelar pada 23 Novemeber mendatang di Jakarta.

Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto mengatakan acara tersebut merupakan usulan dari Trans7, dan Kemenpora langsung menyambutnya secara positif serta bergerak cepat untuk membantu merealisasikannya.

"Pemerintah tidak hanya menuntut atlet untuk berprestasi, tetapi juga ingin memberikan hak dan kewajiban atlet. Setelah bonus, sekarang penghargaan," kata Gatot dalam jumpa persnya di Kantor Kemenpora, Jumat (16/11/18) seperti dilansir sport.detik.com.

Sementara Direktur Produksi Trans7, Andi Chairil, menyebut acara tersebut dihelat setelah kesuksesan ajang Asian Games dan Asian Para Games 2018.

"Ya, kami berharap di luar bonus, ada sebuah apresiasi yang diberikan yaitu sebuah persembahan untuk memberi semangat dengan melibatkan masyarakat agar menjadi satu kesatuan. Semoga ini bisa memberikan kontribusi bagi dunia olahraga Indonesia termasuk para atletnya," ujar Andi.

Adapun acara tersebut menawarkan 20 kategori penghargaan. Sebanyak 14 kategori dengan menominasikan lima atlet yang dipilih langsung oleh masyarakat, sedangkan enam kategori lainnya dipilih oleh tim juri.

Tim juri sendiri diisi oleh tujuh tokoh olahraga nasional yakni Lukman Niode (olimpian Renang), Linda Wahyu (legenda sofbol), Ivana Lie (ratu bulutangkis Indonesia), Andi Chairil (Trans7) dan Anton Sanjoyo sebagai wartawan olahraga senior.

Enam kategori yang ditentukan oleh tujuh juri tersebut sesuai dengan kredibilitas di bidang olahraga, yakni lifetime achievement, kategori athlete of the year, lembaga/institusi of the year, pembina olahraga of the year, coach of the year, dan atlet muda berbakat of the year.

Mewakili atlet, Aqsa Sutan Aswar dan Aero Sutan Aswar mengaku bahagia dengan diadakan acara tersebut. Menurutnya, ini menjadi bentuk lain dalam mengapresiasi prestasi para atlet.

"Saya dengar akan diadakan awards untuk atlet pada saat balap. Tentu senang ada apresiasi lain yang diberikan kepada atlet setelah sebelumnya kami juga mendapatkan penghargaan dari pemerintah berupa bonus dan lainnya," kata Aero.

"Sudah seharusnya kami sebagai atlet mendapatkan apresiasi dari negara dan masyarakat. Kami sudah bekerja keras untuk apa yang telah kami dapatkan. Dengan adanya penghargaan ini, kami merasa sangat dihargai," timpal Aqsa.

--- Guche Montero

Komentar