Breaking News
  • Kapolda resmikan Bhayangkara Papua Football Academy
  • Kemen-PUPR tingkatkan kapasitas pekerja konstruksi dengan sertifikasi
  • Presiden Jokowi bersarung "blusukan" ke Mal Mataram
  • Pusat Konservasi Elang Kamojang lestarikan populasi elang jawaPusat
  • Wamen ESDM kaji FSRU penuhi pasokan gas

ENERGI Kementerian ESDM Siap Gelar "IndoEBTKE" dan "ICEF 2017" 11 Sep 2017 18:25

Article image
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Rida Mulyana (Foto: Ist)
"Melalui forum tersebut akan ada agreement untuk energi bersih, sehingga menjadi terobosan bagi percepatan pengembangan energi baru terbarukan Indonesia," ujar Rida.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menggelar "The 6th Indonesia EBTKE Conference dan Exhibition (IndoEBTKE ConEx) dan Indonesia Clean Energy Forum (ICEF) 2017" pada tanggal 13-15 September 2017. Pagelaran ini merupakan acara tahunan guna memfasilitasi memfasilitasi high level meeting dan menghadirkan para Chief Executive Officer (CEO) perusahaan sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Acara yang diprakarsasi oleh Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM bekerja sama dengan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) dan Indonesia Renewable Energy Society (IRES) mengusung tema "Renewable Energy is a Solution for Energy Security and Paris Agreement".

Rida Mulyana, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE)  berharap melalui forum tersebut akan ada agreement untuk energi bersih, sehingga menjadi terobosan bagi percepatan pengembangan energi baru terbarukan Indonesia.

"Energi baru terbarukan adalah suatu keharusan. Dari sisi pemerintah kami berharap ada usulan program agar terjadi percepatan EBT di Indonesia", ujar Rida saat melakukan peluncuran acara IndoEBTKE ConEx dan ICEF 2017 beberapa bulan lalu.

Sementara itu, ICEF 2017 bertujuan memberikan solusi dalam mencapai keberlanjutan energi dan kesejahteraan bagi dan masyarakat dunia. Hal ini diwujudkan dengan menstimulasi kerjasama global dengan berbagai negara dan sektor swasta, keterlibatan masyarakat sipil dan pengembangan inovasi.

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri ESDM Ignasius Jonan direncanakan akan membuka langsung acara yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta. "Presiden Jokowi didampingi Menteri Jonan akan diagendakan membuka acara ini," ujar Dadan Kusdiana selaku Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM di Jakarta (11/9).

Pada IndoEBTKE ConEx dan IECF 2017 dilakukan penandatangan Nota Kesapahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Badan Penelitan dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian ESDM dengan Perusahaan Nasional Migas Republik Rakyat Tionkok (RRT) tentang Akselerasi Pengembangan Sumber Energi dan Mineral di Indonesia.

Selain itu, terdapat pula penandatanganan Project EBTKE dengan pihak REI, penandatanganan kerja sama pendanaan untuk pengembangan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Antara PLN dengan SMI, serta kerja sam riset, pengembangan dan pemanfaatan penas buni antara UI, UGM, ITB, Trisakti, PLN, dan Geodipa.

Acara ini akan dihadiri oleh undangan dari kalangan Pemerintah, Kedutaan Besar Negara sahabat, Badan Usaha EBTKE, Badan Usaha pendukung, investor, LSM, asosiasi, peneliti dan akademisi, masyarakat umum, dan media massa, serta hampir 100 exhibitor dari perusahaan nasional, multinasional, serta instansi pemerintah

--- Ernie Elu Wea

Komentar