Breaking News
  • Divestai Tuntas, Freeport Ganti Status Menjadi IUPK
  • IHSG menguat menyusul akumulasi beli investor asing
  • Jawa Barat diantisipasi dalam Pemilu 2019 karena miliki pemilih paling banyak
  • Libur Natal 2018, 71 Outlet BNI Tetap Beroperasi
  • Menperin: industri tak terdampak tsunami Selat Sunda

REGIONAL Kemkominfo: 6 Hari Usai Tsunami Selat Sunda, Layanan Telekomunikasi Pulih 100% 28 Dec 2018 16:27

Article image
Ilustrasi jaringan telekomunikasi. (Foto: ist)
Berdasarkan pantauan Kementerian Kominfo pasokan listrik untuk kebutuhan BTS ditopang dengan genset dan mobile back up power site yang disediakan oleh operator telekomunikasi.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Pada hari keenam setelah tsunami Selat Sunda yang membawa dampak di kawasan Pantai Barat Provinsi Banten dan Lampung Selatan, seluruh jaringan telekomunikasi telah pulih 100%. Seluruh layanan telekomunikasi seluler telah dapat digunakan secara normal oleh masyarakat di sekitar lokasi terdampak.

“Berdasarkan pantauan Kementerian Kominfo pasokan listrik untuk kebutuhan BTS ditopang dengan genset dan mobile back up power site yang disediakan oleh operator telekomunikasi,” ujar Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Ferdinandus Setu, melalui siaran pers, Jumat (28/12).

Meskipun ada sebagian BTS yang belum bisa on air, Lanjut Ferdinandus, karena tidak ada pasokan listrik dari PLN serta sulitnya akses ke lokasi, layanan telekomunikasi masih bisa diakses dengan normal karena dapat dipenuhi atau di-cover dari BTS lain yang ada di sekitarnya.

Hasil pantauan terhadap jaringan backbone dari Telkom semua dalam kondisi normal, sambung Plt. Karo Humas Kemkominfo, sehingga masyarakat masih tetap bisa menggunakan layanan telekomunikasi dengan normal.

“Kementerian Kominfo tetap mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada, serta tidak menyebarkan hoaks atau informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya berkaitan dengan bencana ini,” pungkas Plt. Karo Humas di akhir rilis.

--- Sandy Romualdus

Komentar