Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

LINGKUNGAN HIDUP Kepala BMKG Kupang: Beberapa Wilayah di NTT Alami Kekeringan Ekstrem 04 Jun 2018 06:11

Article image
Bencana kekeringan di NTT. (Foto: Ist)
Hasil analisis curah hujan dasarian III Mei 2018 pada umumnya wilayah Nusa Tenggara Timur mengalami curah hujan dengan kategori rendah? (0-50 mm).

KUPANG, IndonesiaSatu.co -- Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi kelas II Kupang Apolinaris Geru menginformasikan bahwa sejumlah wilayah di NTT saat ini mengalami kekeringan ekstrem.

"Wilayah-wilayah itu sekitar Wulandoni, Kabupaten Lembata dan wilayah Temu Kanatang dan Malahar di Kabupaten Sumba Timur," kata di Kupang, Senin (4/6/2018) sebagaimana dikutip Antara.

Berdasarkan hasil monitoring Hari Tanpa Hujan berturut-turut (HTH) dasarian III Mei 2018, mencatat, NTT pada umumnya mengalami kriteria Hari Tanpa Hujan dengan kategori sangat panjang (31-60) hari.

"Tetapi ada beberapa wilayah juga mengalami hari hujan tanpa hujan dengan kategori kekeringan ekstrim (lebih 60 hari)," katanya.

Sementara hasil analisis curah hujan dasarian III Mei 2018 pada umumnya wilayah Nusa Tenggara Timur mengalami curah hujan dengan kategori rendah? (0-50 mm).

Namun di sebagian kecil Kabupaten Timor Tengah Utara, sebagian Kabupaten Manggarai Timur mengalami curah hujan dengan kategori menengah (51-150 mm).

Mengenai peluang dasarian I Juni 2018, dia mengatakan berdasarkan peta prakiraan peluang curah hujan dasarian I Juni 2018, diketahui bahwa pada umumnya wilayanh NTT diprakirakan memiliki peluang curah hujan 0-20 mm.

Sedangkan sebagian besar wilayah Kabupaten Malaka, sebagian kecil Kabupaten Belu, sebagian Kabupaten Timor Tengah Selatan diprakirakan berpeluang hujan berkisar antara 21-50 mm sebesar 30-80 persen, demikian Apolinaris.

--- Redem Kono

Komentar