Breaking News

INTERNASIONAL Kereta Terbalik di Taiwan, 22 Tewas 22 Oct 2018 10:59

Article image
Sebuah kereta api cepat tergelincir dan terbalik di kawasan pantai yang biasa ramai dikunjungi wisawatan di Taiwan, Minggu (21/10/2018) sore hari. (Foto: The Independent)
Pemerintah menyatakan kereta itu membawa 366 orang dan Kantor Berita Pusat mengatakan bahwa lebih dari 30 masih terjebak di gerbong tersebut, demikian Reuters melaporkan.

TAIPEI, IndonesiaSatu.co -- Sedikitnya 22 orang meninggal setelah sebuah kereta api cepat tergelincir dan terbalik di kawasan pantai yang biasa ramai dikunjungi wisawatan di Taiwan, Minggu (21/10/2018) sore hari.

Demikian dilaporkan AFP sebagaimana dikutip The Independent (21/10/2018) dari Yilan, Taiwan. Pihak Dinas Kereta Api Taiwan mengonfirmasi bahwa 22 orang tewas akibat kecelakaan tersebut dan 171 lainnya mengalami luka, 10 di antaranya luka serius pada insiden di timur laut Kabupaten Yilan tersebut.

Foto dari udara memperlihatkan kereta Puyuma Express tergelincir dan membentuk posisi zig-zag di sepanjang rel. Seluruh kereta yang terdiri atas delapan gerbong  tergelincir dan lima gerbongnya terbalik dekat stasiun Xinma station, demikian dikatakan pihak dinas kereta api setempat.

“Ada empat kereta yang terbalik pada posisi 90 derajat,” kata Jason Lu, Kepala Adminstrasi Kereta Api Taiwan kepada wartawan.

“Penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan,” katanya.

Pemerintah menyatakan kereta itu membawa 366 orang dan Kantor Berita Pusat mengatakan bahwa lebih dari 30 masih terjebak di gerbong tersebut, demikian Reuters melaporkan.

Cuplikan di televisi setempat menunjukkan regu penyelamat dan puluhan tentara berusaha menembus rongsokan itu pada Minggu malam dalam mencari korban selamat, dengan ambulans bersiaga di dekatnya.

Korban pada pukul 19.45 tercatat 18 orang tewas dan 160 luka-luka, kata pernyataan dinas pemadam kebakaran.

"Kami akan menggunakan semua kekuatan dan upaya untuk penyelamatan itu," kata Presiden Tsai Ing-wen di Facebook-nya seperti dikutip Antara dari Reuters.

Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan itu, kata Dinas Kereta Api Taiwan.

"Kereta itu dalam keadaan cukup bagus," kata Wakil Kepala Lu Lu Shieh-Shen dalam jumpa pers.

Pihak berwenang juga memeriksa apakah ada orang asing di kereta tersebut.

Ketergelinciran itu terjadi beberapa beberapa pekan sebelum pemilihan umum daerah di seluruh pulau tersebut, yang dilihat sebagai ukuran bagi kinerja partai berkuasa Tsai dalam pemilihan presiden pada 2020.

Sebelumnya, kereta Puyuma Express 6432 berangkat dari Stasiun Taipei Shulin dengan tujuan Stasiun Taitung. Kereta itu diketahui mengangkut sekitar 310 penumpang di dalamnya. 

--- Simon Leya

Komentar