Breaking News

POLITIK Ketua Garda SOKSI: Pilih Pemimpin yang Cerdas dan Tenang 03 Apr 2019 10:49

Article image
Ketua Garda SOKSI Jokowi Dua Periode, DR. Minadi Pujaya (tengah) didampingi Ketua Bidang Organisasi Depinas SOKSI Anshari Wiria (kanan) dan Sekretaris Posko Nasional Garda SOKSI Viktus Murin, S.Pd (kiri). (Foto: ist)
Debat keempat, rakyat dapat menyaksikan dan memastikan mana pemimpin yang tenang menyejukkan, mengetahui permasalahan bangsa, sekaligus sudah memiliki solusi yang sedang dan akan dikerjakan.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Debat calon presiden (capres) putaran keempat cukup menyita perhatian publik. Penampilan capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto menuai banyak komentar, kritikan, dan pujian.

Ketua Garda SOKSI Jokowi Dua Periode, DR. Minadi Pujaya menyoroti materi Debat Keempat Pilpres 2019 tersebut sebagai momen di mana rakyat bisa memastikan mana pemimpin yang tenang, cerdas, menyejukkan, dan mana yang emosional tanpa solusi.

"Dari debat itu terlihat mana pemimpin yang emosional dan merendahkan bangsanya sendiri, dengan mengatakan adanya budaya ABS, kondisi TNI lemah, dan  lain sebagainya. Serta mana pemimpin yang tenang dan solutif," kata Minadi kepada IndonesiaSatu.co, Selasa (2/4/2019).

Minadi yang juga Bendahara Umum Depinas SOKSI itu mengatakan, dari sisi lain debat keempat tersebut, rakyat dapat menyaksikan dan memastikan mana pemimpin yang tenang menyejukkan,  mengetahui permasalahan bangsa, sekaligus sudah memiliki solusi yang sedang dan akan dikerjakan.

"Jadi, bagi kami sudah tepat apabila Garda SOKSI di seluruh Indonesia menggelorakan kepemimpinan Jokowi untuk dua periode," tegas Minadi.

Dia mengajak rakyat Indonesia agar pada tanggal 17 April 2019  memilih pemimpin yang akan membawa bangsa Indonesia menjadi maju dan sejahtera, sekaligus berkeadilan dan makmur. 

"Pemimpin yang dimaksudkan adalah Capres Bapak Jokowi, yang berpasangan dengan Cawapres Bapak KH Ma'ruf Amin," pungkas Minadi.

 

Relawan Dozer se-Jawa Barat

Sebelumnya, Hanief Mochammad, koordinator Relawan Dozer se-Jawa Barat di Bekasi, usai nonton bareng debat di salah satu pusat perbelanjaan, Sabtu (30/3/ 2019) berpendapat,  apa yang disampaikan Pak Jokowi dalam debat itu sangat relevan.

"Menurut kami, apa yang disampaikan Pak Jokowi dalam debat itu sangat relevan. Semuanya nyata dan tidak dibuat-buat," kata Hanief.

"Bahkan, Jokowi yang kita tahu tidak ada latar belakang militer pun nyatanya bisa menguasai materi ini. Prabowo justru hanya berputar-putar di seputaran alutsista saja, sehingga penjelasannya sangat monoton sekali. Skor 4-0," paparnya.

Para relawan yang berasal dari wilayah Bekasi, Bogor, Depok, dan Sukabumi ini mengaku puas dengan hasil debat keempat tersebut. Mereka semakin solid menyuarakan kesiapannya memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di wilayah masing-masing.

PoliticaWave yang merilis respons warganet terhadap kedua calon presiden terkait debat keempat mengungkapkan Jokowi 74 Persen, Prabowo 52 Persen.

"Percakapan terkait Jokowi di media sosial didominasi oleh sentimen positif sebesar 74 persen dan sentimen negatif sebesar 26 persen," ujar Kepala Bidang Analisis PoliticaWave Nadia Shabilla, Minggu (31/3/2019).

"Sementara Prabowo meraih jumlah percakapan sentimen positif sebesar 52 persen dan sentimen negatif sebesar 48 persen," kata dia.

--- Simon Leya

Komentar