Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

NASIONAL Ketua PBNU Bantah Ancam Jokowi 09 Aug 2018 10:38

Article image
Ketua PBNU Said Aqil Siraj. (Foto: Ist)
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dikabarkan telah menyodorkan empat nama bakal calon wakil presiden (Cawapres) untuk pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi).

JAKARTA, IndonesiaSatu.co --  Berita bahwa PBNU mengancam akan meninggalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bila memilih Mahfud MD sebagai calon wakil presiden dalam Pemilihan Presiden 2019 dibantah oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj.

"Berita itu tidak benar, tidak ada ancam-mengancam," kata Said Aqil di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

PBNU sangat menyayangkan beredarnya berita tidak benar tersebut, kata Said Aqil.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dikabarkan telah menyodorkan empat nama bakal calon wakil presiden (Cawapres) untuk pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Empat nama yang disodorkan adalah, Ketua Umum (Ketum) PBNU Said Aqil Siroj, Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin, Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum PPP M Romahurmuziy.

"Jika Pak Jokowi tidak berkenan dengan usulan tersebut tidak mengapa, tidak apa-apa, tidak masalah, itu haknya Pak Jokowi, wewenang beliau," kata Said Aqil.

"Jadi, berita itu tidak benar, kami hanya mengusulkan empat kader terbaik, tidak ada ancaman kepada siapa pun," tambah Said Aqil.

--- Redem Kono

Komentar