Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

NASIONAL Ketua PBNU Bantah Ancam Jokowi 09 Aug 2018 10:38

Article image
Ketua PBNU Said Aqil Siraj. (Foto: Ist)
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dikabarkan telah menyodorkan empat nama bakal calon wakil presiden (Cawapres) untuk pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi).

JAKARTA, IndonesiaSatu.co --  Berita bahwa PBNU mengancam akan meninggalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bila memilih Mahfud MD sebagai calon wakil presiden dalam Pemilihan Presiden 2019 dibantah oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj.

"Berita itu tidak benar, tidak ada ancam-mengancam," kata Said Aqil di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

PBNU sangat menyayangkan beredarnya berita tidak benar tersebut, kata Said Aqil.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dikabarkan telah menyodorkan empat nama bakal calon wakil presiden (Cawapres) untuk pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Empat nama yang disodorkan adalah, Ketua Umum (Ketum) PBNU Said Aqil Siroj, Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin, Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum PPP M Romahurmuziy.

"Jika Pak Jokowi tidak berkenan dengan usulan tersebut tidak mengapa, tidak apa-apa, tidak masalah, itu haknya Pak Jokowi, wewenang beliau," kata Said Aqil.

"Jadi, berita itu tidak benar, kami hanya mengusulkan empat kader terbaik, tidak ada ancaman kepada siapa pun," tambah Said Aqil.

--- Redem Kono

Komentar