Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

INTERNASIONAL Khashoggi Tewas di Istanbul, Raja Salman Perintahkan Rombak Badan Intelijen 20 Oct 2018 07:48

Article image
Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi. (Foto: metrotvnews.com)
Pemerintah Saudi mengumumkan, Khashoggi tewas usai berkelahi dengan sejumlah orang di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, Selasa (2/10/2018) lalu.

RIYADH, IndonesiaSatu.co -- Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud memerintahkan restrukturisasi komando badan intelijen umum di bawah pengawasan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Dikutip dari faz.net, Sabtu (20/10/2018), perintah perombakan tersebut dikeluarkan menyusul pengakuan otoritas Riyadh bahwa jurnalis Jamal Khashoggi, yang dikenal kritis terhadap kepemimpinan Mohammed bin Salman, tewas di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, beberapa pekan lalu.

Perintah Raja Salman meliputi revisi peraturan, lingkup kekuasaan, dan evaluasi metode serta prosedur badan intelijen Arab Saudi.

Selain itu, Raja Salman juga mengeluarkan perintah untuk membentuk komite menteri di bawah kendali putranya dengan tugas utama mengawasi restrukturisasi. 

Secara khusus komite menteri akan mengawasi menteri dalam negeri, menteri luar negeri, kepala badan intelijen, dan kepala keamanan dalam negeri.

Komite tersebut akan bekerja dalam waktu satu bulan dan harus melapor kepada Raja Salman.

Pemerintah Saudi telah mengumumkan tewasnya Khashoggi usai berkelahi dengan sejumlah orang di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, Selasa (2/10/2018) lalu.

Sejauh ini, otoritas Saudi telah menangkap sedikitnya 18 orang ditangkap atas dugaan pembunuhan terhadap Khashoggi.

Terkait kasus Khashoggi, penasihat istana Kerajaan Saudi Saud al-Qahtani dan Wakil Kepala Badan Intelijen Ahmed Asiri telah dipecat.

Sebelumnya, otoritas di Riyadh membantah keras bahwa Khashoggi, yang melarikan diri ke Amerika Serikat (AS) akhir tahun lalu, dibunuh di konsulatnya di Istanbul.

--- Rikard Mosa Dhae