Breaking News
  • Indonesia lampaui rata-rata standar keselamatan penerbangan dunia
  • Pemerintah realisasikan subsidi angkutan kargo udara di Papua
  • Pemerintah upayakan 2018 tanpa revisi APBN
  • Randi Anto pimpin Jamkrindo

KIAT Kiat Merawat Batik Agar Tak Mudah Usang 03 Oct 2017 13:27

Article image
Beberapa jenis batik, seperti batik tulis harus mendapatkan perlakuan istimewa. (Foto: blibli.com)
Mencuci batik juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat.

PADA 2 Oktober 2017 kita merayakan Hari Batik Nasional. Perayaan ini diadakan untuk memperingati batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) oleh UNESCO. Bagi warga Indonesia yang mencintai batik sebagai aset bangsa, kita harus mengetahui bahwa beberapa jenis batik memang harus mendapatkan perlakuan istimewa, contohnya seperti batik tulis dengan pewarna alami dan batik sutera. Berikut kiat merawat batik sebagaimana direkomendasikan Batik Foundation:

Saat mencuci

Anda dapat mencucinya dengan shampoo  atau sabun pencuci khusus. Mencuci batik juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa, lalu tambahkan air secukupnya dan siap untuk mencuci batik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak kain.

Jangan gunakan mesin cuci. Cukup rendam batik di air hangat, dan kucek sedikit. Jika ada noda Anda dapat membersihkannya dengan kulit jeruk. 

Saat akan menjemur, batik yang basah tak perlu diperas. Dan jangan menjemurnya langsung di bawah sinar matahari. Tarik bagian tepi batik secara perlahan agar serat yang terlipat kembali ke posisi semula.

Setrika

Hindari menyetrika batik secara langsung. Jika batik tampak sangat kusut, semprotkan sedikit air di atas kain batik lalu letakkan sehelai alas kain di atasnya, baru disetrika.

Bila Anda ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada batik tulis, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Sebaiknya, tutupi dulu batik tulis dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas koran.

Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain batik, terutama batik sutera dengan pewarna alami. Sebab warna yang terkena semprotan parfum akan langsung pudar. 

Penyimpanan 

Simpan batik kesayangan Anda dalam plastik atau kertas yang tidak bersifat masam agar tak dimakan ngengat. Saat disimpan dalam lemari jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini sangat keras dan bisa merusak batik.

Ada cara lain agar batik tak dimakan ngengat, beri sedikit merica yang dibungkus tisu di lemari tempat menyimpan batik. Atau, letakkan akar wangi yang sudah dua kali melalu proses pencelupan dalam air panas dan dijemur hingga kering.

 

--- Elisabeth Sylvie

Tags:
Batik Kiat

Komentar