Breaking News

PERTAHANAN Kiki Syahnakri: PPAD Siap Bantu TNI AD Menjaga NKRI 15 Mar 2017 15:07

Article image
Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) dengan KSAD di Mabes AD. (Foto: Ist)
Pengurus PPAD dan para purnawirawan berkomitmen untuk selalu berpedoman pada dan tidak akan berseberangan dengan kebijakan-kebijakan TNI AD.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) sangat mengapresiasi langkah-langkah TNI AD dalam menyikapi isu nasional yang terjadi akhir-akhir ini, sehingga TNI AD dapat selalu menunjukkan eksistensinya menjaga persatuan dan kesatuan demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dimikian dikemukakan Ketua Umum PPAD Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri ketika bersilaturahmi dan memperkenalkan Pengurus Pusat PPAD hasil Munas PPAD tahun 2017 kepada KSAD Jenderal TNI Mulyono di Mabes AD Jakarta, Selasa (13/3/2017).

Pengurus PPAD dan para purnawirawan berkomitmen untuk selalu berpedoman pada dan tidak akan berseberangan dengan kebijakan-kebijakan TNI AD. Artinya, KSAD akan selalu menjadi rujukan bagi pengurus PPAD dan para purnawirawan.

“Bahkan PPAD akan selalu siap membantu program-program TNI AD dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” kata Kiki.

Kepada IndonesiaSatu.co, Kiki yang juga mantan Wakasad menegaskan komitmen PPAD untuk mendukung reformasi TNI khususnya TNI AD. Reformasi internal itu ditujukan agar TNI makin maju, solid dan profesional dengan terus mengembangkan kemampuan dan karakter keprajuritan. Supaya menjadi tentara yang sungguh profesional, TNI harus menjaga dirinya agar steril dari kepentingan dan permainan politik praktis.

Ikut mendampingi Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri yaitu Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Letjen TNI (Purn) Gerhan Lantara, Mayjen TNI (Purn) Slamet Supriyadi, Mayjen TNI (Purn) Abdul Ghani dan Mayjen TNI YB Wirawan.

Sedangkan yang hadir mendampingi KSAD dalam audensi tersebut yaitu Aster KSAD Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, Waaspers Kasad Brigjen TNI Wirana P Budi, SE dan Kadispenad Kolonel Arm Alfret Denny Tuejeh.

Selain itu, pengurus PPAD yang baru juga menyampaikan kepada KSAD bahwa PPAD akan melaksanakan Rakernas tahun 2017 dan sekaligus mengundang KSAD untuk hadir dan memberikan sambutan dalam acara Rakernas yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 22 Maret 2017.

Pada kesempatan itu KSAD menyampaikan kepada para pengurus PPAD bahwa TNI AD sangat mendukung pelaksanaan Rakernis yang akan diselenggarakan PPAD.

“TNI AD siap mendukung pelaksanaan Rakernis PPAD,” tegas KSAD.

Sementara itu menanggapi komitmen PPAD, KSAD menyampaikan bahwa Komitmen TNI AD dan PPAD harus kuat agar Negara Indonesia tidak diadu domba atau dipecah-belah.

Menyikapi masalah pelayanan kesehatan, KSAD berjanji kepada pengurus PPAD yang hadir, akan selalu berusaha meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi prajurit TNI AD dan khususnya kepada para purnawirawan.

Di akhir pertemuan tersebut KSAD meminta pengurus PPAD untuk memahami dan menyosialisasikan kerja sama yang dilakukan TNI AD dengan 24 kementerian.

“Pada hakikatnya kerja sama TNI AD dengan 24 kementerian adalah untuk membantu pemerintah dalam akselerasi pembangunan dan tujuannya adalah untuk menyejahterakan rakyat,” jelas KSAD kepada para pengurus PPAD.

“Kerjasama itu dilakukan tanpa mengurangi kesiapsiagaan TNI AD dalam mengawal dan menjaga keutuhan serta kedaulatan NKRI,” pungkas KSAD.

 

--- Simon Leya

Komentar