Breaking News

REGIONAL Komda Pemuda Katolik NTT Kukuhkan Kepengurusan Komcab Ende 16 Oct 2017 10:33

Article image
Ketua Komda NTT Ronald da Gomes. (Foto: IndonesiaSatu.co)
Gomes menjelaskan bahwa Pengurus Pusat Pemuda Katolik sedang mengaktifkan kepengurusan di setiap regio termasuk NTT guna menjalankan program dan agenda sesuai dengan konteks daerah.

ENDE, IndonesiaSatu.co -- Komisaris Daerah (komda) Pemuda Katolik (PK) regio Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (15/10/17) resmi mengukuhkan kepengurusan Pemuda Katolik cabang Ende bertempat di aula Loka Latihan Kerja, jalan Melati Ende.

PK Komda NTT, Ronald da Gomes dalam sambutan usai seremoni pengukuhan menekankan pentingnya membangun sinergitas dan kemitraan dengan pihak gereja lokal serta lintas elemen sehingga Pemuda Katolik mampu hadir sebagai wadah yang kontributif.

"Pemuda Katolik harus membangun hubungan kemitraan strategis guna mengimplementasikan kerja-kerja ideologis dan kerja kemanusiaan seturut amanah organisatoris dan visi-misi. Kerja ideologis penting untuk mengawal dan mengamalkan Pancasila serta ditunjang dengan aksi kemanusiaan konkrit secara berkelanjutan. Pemuda Katolik harus fleksibel, inklusif dan universal," ungkapnya.

Gomes menjelaskan bahwa Pengurus Pusat Pemuda Katolik sedang mengaktifkan kepengurusan di setiap regio termasuk NTT guna menjalankan program dan agenda sesuai dengan konteks daerah di bawah koordinasi pusat.

"Untuk regio NTT sudah dikukuhkan 7 cabang dari 14 cabang yang sudah terbentuk. Setelah pengukuhan cabang-cabang, selanjutnya akan digelar musyawarah komda (muskomda) regio NTT. Pengukuhan ini sebagai bentuk penguatan internal organisasi PK sehingga dapat menjalankan program taktis di setiap daerah kabupaten, kecamatan hingga ke tingkat desa," jelasnya.

Ia mengharapkan agar Pemuda Katolik cabang Ende dapat menjadi model dan contoh baik penguatan kapasitas organisasi hingga managemen aksi konkrit.

"Ende mengandung esensi historis sebagai tempat permenungan nilai-nilai Pancasila, kota toleransi juga kota pelajar. Potensi-potensi yang ada diharapkan dapat mendorong PK cabang Ende sebagai model dan contoh dalam mengamalkan program bernuansa ideologis dan gerakan kemanusiaan. Pemuda Katolik harus hadir dengan cara dan nuansa yang berbeda," harapnya.

Sementara Ketua Pemuda Katolik cabang Ende, Rae Agustinus pada kesempatan yang sama mengharapkan kerjasama dan partisipasi aktif dari para pengurus serta dukungan dari segenap elemen baik pemerintah daerah, gereja lokal, serta organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang terus mendorong perubahan di daerah.

"Sudah banyak wacana, konsep dan kebijakan yang idealnya digagas begitu cemerlang namun minim realisasi. Semoga realita konkrit yang ditemukan dalam kehidupan sehari-sehari menjadi dorongan dan motivasi bagi Pemuda Katolik untuk mulai dengan realisasi konkrit baik dengan cara edukatif maupun gerakan konkrit di lapangan. Semoga energi positif, kajian kritis, solidaritas nyata menjadi model gerakan perubahan Pemuda Katolik di kabupaten Ende. Ke depan kami terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan Pengurus Pusat, komda NTT dan lembaga-lembaga terkait di daerah untuk bersama-sama berjuang demi perubahan bersama," pungkasnya.

Hadir dalam acara pengukuhan ini perwakilan dari Pemuda Katolik cabang Sikka, Nadatul Ulama Ende, Muhammadyah, Himpunanan Mahasiswa Islam cabang Ende, PMKRI cabangan Ende serta undangan.

 

---Guche Montero

Komentar