Breaking News

HUKUM Komisi III DPRD Dukung Polres Sabu Raijua Berantas Mafia BBM 20 Jul 2021 07:48

Article image
Ketua Komisi III DPRD Sabu Raijua, Leonidas VC Adoe.
"Saatnya hukum ditegakan dan keadilan menjadi hak publik masyarakat. Mafia BBM harus diberantas, pelaku harus diproses hukum," tegas Vecky.

SABU RAIJUA, IndonesiaSatu.co-- Komisi III DPRD Sabu Raijua mengapresiasi kinerja Polres Sabu Raijua karena berhasil mengamankan Bahan Bakar Minyak (BBM) penugasan yang diduga diselewengkan oleh salah seorang kontraktor berinisial KL untuk kebutuhan proyek yang saat ini dikerjakannya.

"Atas nama Lembaga Legislatif, kami mengapresiasi dan meminta agar Polres Sabu Raijua melanjutkan proses hukum sehingga mafia BBM di Sabu Raijua bisa diberantas. Karena masyarakat sudah jenuh dengan kelangkaan yang selama ini terjadi, oleh karena kepentingan industri," desak Ketua Komisi III DPRD Sabu Raijua, Leonidas VC Adoe, seperti dilansir Pelopor9.com, Sabtu (17/7/2021).

Apresiasi Lembaga DPRD Sabu Raijua sangat beralasan. Karena, Polres Sabu Raijua berhasil membongkar modus pengantrian BBM Penugasan di salah satu SPBU di Sarai oleh pihak kontraktor yang akan dipakai untuk kepentingan industri.

Dalam kasus ini, ujar Vecky Adoe, dirinya juga mendapat informasi bahwa ada seorang oknum ASN di ULP Sabu Raijua yang coba membantu kontarktor tersebut, agar kasunya tidak diproses oleh pihak Polres Sabu Raijua. Namun dirinya yakin pihak kepolisian bekerja profesional guna memproses kasus tersebut tanpa intervensi dari pihak manapun.

“Kami percaya pihak kepolisian bekerja lrofesional. Kami berharap pihak kepolisian di Polres Sabu Raijua tetap konsisten melanjutkan pemeriksaan terhadap kasus ini dan bisa diproses hingga tuntas demi keadilan hukum dan kebaikan Sabu Raijua,” harap Anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Vecky menegaskan, masalah kelangkaan BBM di Sabu Raijua menjadi keprihatinan bersama sehingga masyarakat Sabu Raijua sudah jenuh dan berharap ada keadilan hukum bagi siapapun yang menjadi dalang mafia BBM.

"Saatnya hukum ditegakan dan keadilan menjadi hak publik masyarakat. Mafia BBM harus diberantas, pelaku harus diproses hukum," tegas Vecky.

Profesionalitas Polri

Dukungan senada diutarakan Anggota DPRD Sabu Raijua, Lasarus Riwu Rohi, yang percaya profesionalitas Polri lingkup Polres Sabu Raijua dalam mengungkap dan memproses hukum kasus tersebut.

"Jangan biarkan kejahatan (Mafia BBM, red) terus merajalela di Kabupaten Sabu Raijua. Ini bentuk konspirasi bisnis yang menguntungkan segelintir orang dan menyusahkan masyarakat. Negara (Polri) harus hadir atas nama hukum dan keadilan," imbuh Lasarus.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sarai ini berkomitmen untuk terus mengawal kasus itu hingga tuntas.

"Hukum jangan tumpul; harus menajam ke atas agar keadilan ditegakan. Kami mendukung dan percaya bahwa Polri profesional. Proses (hukum) hingga tuntas untuk kepentingan Sarai yang lebih bermartabat di mata hukum," tandas Lasarus.

 

--- Guche Montero

Komentar