Breaking News

HUKUM KOMPAK Indonesia Desak KPK Periksa Mohamed Riza Chalid 15 Oct 2020 23:58

Article image
Ketua KOMPAK Indonesia, Gabriel Goa saat menyerahkan Bukti Tambahan Dugaan Korupsi Foster Oil & Energy Pte. Ltd ke Lembaga KPK RI. (Foto: Dokpri GS)
Surat dan berkas Bukti Tambahan itu diterima oleh staf pegawai di KPK, bagian penerimaan berkas disertai tanda terima resmi dari KPK.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupai (KOMPAK) Indonesia kembali mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang terletak di Bilangan Kuningan Jakarta, Kamis, (15/10/2020) pukul 13.00 WIB siang.

Terbaca dalam Surat Resmi tertanggal 15 Oktober 2020, bernomor: 08/KIK/X/2020, yang ditujukan kepada Pimpinan KPK RI, ditandatangani Ketua Kompak Indonesia Gabriel Goa; Perihal: Bukti Tambahan Dugaan Korupsi Foster Oil & Energy Pte. Ltd. 

Bersama surat itu, disertakan pula satu berkas sebagai bukti tambahan melengkapi dokumen dan bukti dalam pengaduan yang sudah diserahkan sebelumnya pada Senin, (12/10/2020) lalu.

Surat dan berkas Bukti Tambahan itu diterima oleh staf pegawai di KPK, bagian penerimaan berkas disertai tanda terima resmi dari KPK.

Ketua KOMPAK Indonesia, Gabriel Goa mengatakan bahwa kedatangannya kali ini untuk menyerahkan bukti tambahan, menyusul berkas pengaduan ke KPK yang sudah diserahkan sebelumnya. 

"Laporan Pengaduan ke KPK ini, dilakukan KOMPAK Indonesia berkaitan dengan adanya indikasi korupsi ratusan miliar rupiah dalam pengelolaan Lapangan Gas Jatinegara, Pemkot Bekasi," kata Gabriel.

Dijelaskan bahwa pengelolaan Lapangan Gas Jatinegara tidak memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Bekasi. 

Sebaliknya, justru Pemkot Bekasi lewat PD. Migas, dikomplain dengan tagihan utang sebesar Rp 11 miliar. 

Hasil investigasi BPKP telah merekomendasikan PD. Migas agar segera meninjau kembali keterlibatan Foster Oil & Energy dalam pengelolaan Lapangan Gas Jatinegara sehingga lebih bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Bekasi, bangsa dan negara.

Dalam suratnya kali ini, KOMPAK Indonesia menegaskan bahwa merujuk surat sebelumnya Nomor 07/KI/X/2020, tertanggal 12 Oktober 2020, menyampaikan Bukti Tambahan dalam dugaan Korupsi yang dilakukan oleh perusahaan asing Foster Oil & Energy dalam pengelolaan Lapangan Gas Jatinegara, Bekasi, Jawa Barat.

Dalam surat pengantar Bukti Tambahan Tambahan itu, KOMPAK Indonesia memperoleh data terkait adanya keterlibatan Cresswell Internasional Ltd, yang merupakan salah satu dari dua pemegang saham di Foster Oil & Energy selain Aries Capital Holding Ltd.

Terbaca dalam temuan investigasi, Cresswell International Ltd. berkedudukan di Acara Building 24 Decastro Street, Wickhams Cay 1 Road Town, Tortola, British, Virgin Island (Panama Papers).

Sementara hasil investigasi KOMPAK Indonesia, diketahui perusahaan Cresswell Internasional Ltd sebagai pemegang saham Foster Oil & Energy, Pte. Ltd.

Lebih lanjut diuraikan nama-nama pemegang saham Cresswell Internasional Ltd yakni Mohamed Riza Chalid, Mohamad Kerry Adrianto Riza, Isani Isa dan Mossack Fonseca & co (Singapore) Pte. Ltd.

"KOMPAK Indonesia mendesak Pimpinan KPK untuk segera menindaklanjuti laporan kami dan selanjutnya segera memanggil dan memeriksa saudara Mohamed Riza Chalid dan pemegang saham lainnya sebagai pemilik Foster Oil & Energy, Pte. Ltd yang terindikasi merugikan PD. Migas Pemkot Bekasi sebesar US$ 18.792.000," desak Gabriel.

--- Guche Montero

Komentar