Breaking News

INTERNASIONAL Konflik Venezuela: Perundingan Pertama Berakhir Tanpa Hasil 30 May 2019 15:16

Article image
Juan Guaido (kiri) dan Nicolas Maduro. (Foto: MecroPress)
Guaido: Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Norwegia atas niat baik untuk mengakhiri kekacauan di negara kami melalui perundingan ini.

CARACAS, IndonesiaSatu.co -- Tokoh oposisi Venezuela Juan Guaido menyatakan, perundingan pertama antara perwakilan oposisi dan utusan Presiden Nicolas Maduro telah berakhir tanpa kesepakatan apapun.

Disitir dari Frankfurter Allgemeine Zeitung/faz.net, Kamis (30/5/2019), perundingan tersebut diprakarsai dan dimediasi oleh pemerintah Norwegia.

Kementerian Luar Negeri Norwegia mengatakan, meski belum ada kesepakatan dalam perundingan pertama, kedua pihak menunjukkan kesediaan untuk mencapai hasil yang positif untuk negaranya.

Sejauh ini, tidak disebutkan hal-hal yang dibicarakan dalam perundingan pertama sejak terjadinya konfrontasi Guaido dan Maduro itu.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Norwegia atas niat baik untuk mengakhiri kekacauan di negara kami melalui perundingan ini,” ujar Guaido seperti dikutip dari faz.net, Kamis (30/5/2019).

Pria yang mengangkat dirinya sebagai presiden transisi Venezuela itu menambahkan, ia menginginkan pembicaraan atau perundingan lanjutan dengan perwakilan Maduro.

Seperti diberitakan, kubu oposisi pimpinan Guaido yang menuntut Maduro mundur dari kursi pemerintahan didukung oleh lebih dari 50 negara, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Jerman.

Sedangkan kubu Maduro memperoleh dukungan mayoritas pejabat dan satuan militer Venezuela serta sejumlah negara seperti Rusia, China, dan Kuba.

--- Rikard Mosa Dhae