Breaking News

INTERNASIONAL Korupsi 1,788 M Yuan, Mantan Ketua Aset Manajemen Huarong China Divonis Mati 05 Jan 2021 20:06

Article image
Mantan Kepala Aset Managemen Huarong Co Cina Lai Xiaomin. (Foto: DealStreetAsia)
Lai Xiaomin dihukum karena menerima atau mencari suap senilai total 1,788 miliar yuan ($ 276,72 juta) dari 2008 hingga 2018, ketika dia juga menjadi regulator perbankan senior.

BEIJING, IndonesiaSatu.co -- Mantan Kepala  Aset Managemen Huarong  Co Cina dijatuhi hukuman mati. Vonis tersebut dijatuhkan pengadilan di kota utara Tianjin pada hari Selasa, dalam salah satu kasus korupsi profil tertinggi negara itu.

Lai Xiaomin dihukum karena menerima atau mencari suap senilai total 1,788 miliar yuan ($ 276,72 juta) dari 2008 hingga 2018, ketika dia juga menjadi regulator perbankan senior, demikian menurut Pengadilan Rakyat Menengah Menengah di Tianjin.

Dia juga dihukum atas tuduhan bigami (tindakan memasuki sebuah perkawinan dengan seseorang yang masih berumah tangga secara sah dengan orang lain).

Lai diusir dari Partai Komunis yang berkuasa pada tahun 2018.

Lai Xiaomin maupun pengacaranya  menurut Reuters saat ini tidak mungkin untuk dimintai komentar.

Huarong, salah satu dari empat firma aset manajemen besar China, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

"Lai Xiaomin tidak taat hukum dan sangat rakus," kata pernyataan pengadilan.

Pengadilan mencatat bahwa sebagian besar aktivitas yang dipermasalahkan terjadi setelah Kongres Partai ke-18 pada akhir 2012, mengacu pada peristiwa yang dimulai dari kampanye anti-korupsi yang dilakukan oleh calon Presiden Xi Jinping yang menjadi ciri khas dari istilah pertamanya.

"Kerusakan sosial sangat besar dan kejahatannya sangat serius dan dia harus dihukum berat menurut hukum," kata pengadilan.

--- Simon Leya

Komentar