Breaking News

HUKUM Korupsi NTT Fair, Mantan Ajudan Akui Ada Aliran Dana ke Lebu Raya dan Polo Maing 05 Nov 2019 11:33

Article image
Mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya.; (Foto: Liputan6)
Mantan ajudan mengakui ada aliran uang dari proyek NTT Fair yang mengalir ke mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan mantan Sekda NTT Ben Polo Maing.

KUPANG, IndonesiaSatu.co  -- Mantan ajudan mengakui ada  aliran uang dari proyek NTT Fair yang mengalir ke Lebu Raya dan Ben Polo Maing ketika keduanya menjabat sebagai Gubernur NTT dan Sekretaris Daerah (Sekda) NTT.

Pengakuan tersebut disampaikan Aprianus Aryantho Rondak, mantan ajudan Lebu Raya dan Yohanes Nggaba Tanggupati, mantan ajudan Ben Polo Maing dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek NTT Fair dengan terdakwa Yulia Afra di Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (4/11/2019) siang.

Selain ajudan Lebu Raya dan Ben Polo Maing, pengakuan adanya aliran dana tersebut disampaikan Tobhias Adrianus Frans Lanoe, tenaga kontrak pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi NTT.

Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tujuh orang saksi.

Keterangan tiga saksi tersebut juga dibenarkan oleh terdakwa Yulia Afra selaku Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi NTT.

Hakim Ketua Dju Johnson Mira Mangngi meminta JPU untuk kembali menghadirkan tiga saksi tersebut di atas pada sidang Senin (11/11/2019) yang mengagendakan kesaksian Lebu Raya dan Polo Maing.

"Pak jaksa tolong hadirkan kembali saksi-saksi ini dalam persidangan mendatang," sebut Hakim Ketua kepada JPU, Hendrik Tiip dan Heri Franklin.

JPU menyanggupi permintaan Hakim Ketua untuk menghadirkan ketiga saksi tersebut.

Lebu Raya Bungkam

Lebu Raya seperti dilaporkan Kumparan.com memilih bungkam ketika dimintai tanggapannya via telepon dan layanan WhatsApp Messenger terkait uang dari proyek NTT Fair yang diterimanya sebagaimana keterangan para saksi.

Meski nomornya dapat dihubungi, Frans enggan meresponnya. Mantan orang nomor satu di NTT itu juga tidak merespon pertanyaan dari media ini yang dikirim via layanan WhatsApp Messenger.

--- Simon Leya

Komentar