Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

HUKUM KPU Larang Paslon Pilkada Bahas Pilpres 2019 dalam Debat 18 Jun 2018 03:27

Article image
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan. (Foto: Ist)
Larangan KPU dilakukan sebagai antisipasi adanya kericuhan dalam debat pilgub.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Pasangan cagub-cawagub dilarang mengulas Pemilihan Presiden 2019 dalam debat antarcalon pilkada.

Larangan KPU tersebut disampaikan Anggota Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Jakarta, pada Minggu, (17/6/2018).

Larangan KPU dilakukan sebagai antisipasi adanya kericuhan dalam debat pilgub.

“Aturan main itu harus dipatuhi, supaya kekeliruan yang terjadi di debat sebelumnya tidak terjadi lagi,”ungkap Wahyu.

Sebagaimana diketahui, dalam debat Pilkada Jawa Barat di Universitas Indonesia, Depok, (15/5/2018) sempat terjadi kericuhan. Ricuh debat dipicu pasangan calon Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) yang memamerkan kaos bertuliskan 2018AsyikMenang, 2019GantiPresiden.

Pernyataan paslon yang diusung Partai Gerindra, PKS dan PAN itu membuat pendukung TB Hasanudin-Anton Charliyan atau “Hasanah” yang diusung PDIP marah. Para pendukung menganggap Asyik melakukan provokasi. Sebagian mereka mendesak ke arah panggung sambil berteriak menyuruh pasangan Asyik minta maaf. Amarah massa baru mereda setelah pasangan Hasanah meminta mereka tenang.

--- Redem Kono

Komentar