Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

HANKAM KSAD Jenderal Mulyono: TNI Netral dalam Politik 14 Jul 2018 07:41

Article image
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono. (Foto: Ist)
Institusi TNI AD maupun prajurit bertekad tidak akan pernah berkecimpung dan terlibat di dalam dunia politik praktis.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Dalam Ketetapan MPR Nomor VII/MPR/2000 tentang peran TNI dan Polisi, dimana pasal 5 ayat 2 menyatakan bahwa TNI bersikap netral dalam kehidupan politik, dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. 

Demikian penegasan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono dalam acara silaturahmi dengan Keluarga Besar TNI (KBT) bersama di Mabesad, Jakarta Pusat, Jumat (14/7/2018).
   
"Ketentuan ini telah teraktualisasi sebagai komitmen dasar prajurit bahwa netralitas TNI adalah harga mati, yang senantiasa implementasikan dalam tiap kegiatan berdemokrasi seperti Pilkada, Pilleg maupun Pilpres," katanya dalam keterangan tertulisnya.
     
Jenderal bintang empat ini menegaskan institusi TNI AD maupun prajurit bertekad tidak akan pernah berkecimpung dan terlibat di dalam dunia politik praktis.
     
Hadir dalam kesempatan itu, Menko Polhukam Jenderal (Purn) Wiranto, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Jenderal (Hor) Purn Agum Gumelar dan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno. 
     
Alumni Akmil 1983 ini menambahkan, terkait dengan kehidupan politik negara saat ini khususnya pada segmen generasi muda, Keluarga Besar TNI telah membentuk beberapa organisasi kepemudaan yang memiliki keberagaman dalam platform dan segmentasi politiknya. 
     
"Organisasi-organisasi kepemudaan tersebut harus saling bersinergi dalam rangka mewujudkan komitmen Keluarga Besar TNI untuk mencapai tujuan nasional meskipun mungkin memiliki perbedaan dalam platform dan afiliasinya," tuturnya. 
     
Dalam kesempatan itu, Mulyono mengatakan, forum silaturahmi ini selain sebagai sarana bernostalgia kembali di Markas Besar Angkatan Darat, pada hakikatnya merupakan forum yang bertujuan meningkatkan solidaritas dan soliditas yang nantinya dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD. 
   
"Apapun yang dilakukan para prajurit, dampaknya tidak akan lepas dari para Purnawirawan. Hubungan emosional dan kesamaan latar belakang yang terbangun selama inilah yang telah mampu merekatkan para prajurit dan para purnawirawan," katanya. 
     
Ia menambahkan, para purnawirawan serta generasi muda KBT mampu menunjukkan eksistensi positifnya di masyarakat melalui beragam bidang pengabdian, baik ekonomi, politik, sosial maupun budaya, secara formal maupun informal, melalui kelompok organisasi, swasta maupun di lembaga pemerintah.
     
"Kami tentu saja mengapresiasi hal yang amat membanggakan TNI AD ini karena sumbangsih dari para purnawirawan dan generasi Muda KBT," ucapnya.

--- Redem Kono

Komentar