Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

HANKAM KSP Moeldoko: Pemerintah Tegas Berantas Terorisme 21 May 2018 11:50

Article image
KSP Moeldoko saat menerima kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Jean-Charles Berthonnet. (Foto: Ist)
Dunia tak perlu khawatir terhadap situasi keamanan di Indonesia, termasuk keamanan warga internasional yang ada di Indonesia.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai serangkaian aksi terorisme yang terjadi di Indonesia beberapa saat terakhir tidak perlu dicemaskan. Situasi keamanan Indonesia masih dalam keadaan baik, ditambah adanya ketegasan sikap pemerintah bahwa langkah-langkah pemberantasan terorisme harus dituntaskan sampai ke akar-akarnya.

Pernyataan itu disampaikan Moeldoko saat menerima kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Jean-Charles Berthonnet di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Jumat, (18/5/2018).

“Terorisme dapat terjadi di mana saja. Pada saat ini, saya juga menyampaikan belasungkawa serta rasa simpati atas tindak terorisme berupa penusukan yang menelan korban jiwa dan luka di Paris pada akhir pekan lalu,” ujar Moeldoko.

Panglima TNI 2013-2015 ini memberi penekanan bahwa dunia tak perlu khawatir terhadap situasi keamanan di Indonesia, termasuk keamanan warga internasional yang ada di Indonesia.

“Pada dasarnya, kepolisian memiliki data yang cukup akurat mengenai jaringan-jaringan teroris. Harapan kami dengan disahkannya revisi UU Terorisme dapat memberi keleluasaan pada aparat untuk menangkap mereka sebelum dilakukannya tindakan teroris,” kata Moeldoko.

Dalam kesempatan ini, Dubes Prancis juga didampingi konselor pertama Charles-Henri Brosseau,  Konselor Ekonomi Jean-Alexandre Egéa dan Atase Pertahanan Gaël Lacroix.

“Kami rasa sangat penting bagi kedua Presiden untuk berdialog,” kata Berthonnet sembari mengusulkan pertemuan Presiden Jokowi dan Emmanuel Macron pada pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali, Oktober mendatang.

--- Redem Kono

Komentar