Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

NASIONAL Kuasa Hukum Gus Dur: Mahfud MD Pernah Jadi Kader NU Struktural 09 Aug 2018 14:35

Article image
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. (Foto: Ist)
Mahfud MD sempat menjadi penasihat pengurus wilayah GP Anshor Daerah Istimewa Yogyakarta.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Tudingan bahwa Mahfud MD bukan seorang kader Nahdlatul Ulama (NU) dibantah oleh mantan kuasa hukum Abdurrahman Wahid (Gus Dur),Tohari. Menurut Tohari, Mahfud MD pernah menjabat dalam kepengurusan struktural NU.

"Setahu saya, Pak Mahfud MD itu pernah menjadi penasihat Pengurus Wilayah GP Anshor DIY. Dan pernah tercatat secara sah sebagai Ketua Dewan Kehormatan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Masa Khidmat 2012-2017," beber Tohadi dalam keterangan persnya, Kamis (9/8/2018).

Tohadi menyatakan hal tersebut guna meredam kontroversi yang sempat mencuat perihal statusnya Mahfud MD di NU. Ia menjelaskan, bahwa Mahfud MD sempat menjadi penasihat pengurus wilayah GP Anshor Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tohadi pun menegaskan apabila mantan ketua Mahkamah Konstitusi memiliki hubungan dekat dengan Gus Dur. Hal itu ia ungkapkan saat Mahfud MD ditunjuk untuk membantu Gusdur menyelesaikan perkaranya dengan Ketua Dewan Tanfidz DPP PKB, Mathori Abdul Djalil.

"Saat Gus Dur konflik dengan Pak Mathori, Pak Mahfud MD itu ditunjuk sebagai Ketua Tim Hukum dan kebetulan saya membantu beliau bersama Kantor Hukum dari Todung Mulya Lubis. Berkat kepakaran beliau dan Tim Bang Mulya, Gus Dur berhasil memenangkan PKB. Silahkan bisa ditanyakan ke Bang Mulya," tegasnya.

Lebih lanjut Tohadi mengungkapkan, sosok Gus Dur dijadikan role model bagi Mahfud MD saat dirinya menjabat sebagai ketua MK.

"Itu nampak sangat terlihat ketika menjadi Ketua MK. Warna putusan MK pada saat diketuai Pak Mahfud MD bertambah sangat progresif dan bernarasi keadilan subtansif bagi kepentingan masyarakat," ungkapnya.

--- Redem Kono

Komentar