Breaking News

NASIONAL Kumpulkan Pengusaha, Kadin Minta Bersabar Tunggu Penghitungan KPU 23 Apr 2019 21:30

Article image
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani. (Foto: Ist)
Kadin meminta pelaku usaha nasional untuk bersabar menunggu tahapan akhir proses finalisasi resmi penghitungan pemilu serentak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar pertemuan bertema Merajut Kebersamaan untuk Indonesia Damai. Pertemuan merupakan inisiatif Kadin sebagai wadah pertemuan dan dan konsolidasi para pelaku usaha yang sempat berbeda pilihan politik pada Pilpres (17/4/2019) lalu.

Seluruh elemen diajak untuk menjaga persatuan usai pelaksanaan Pemilu 2019. Kadin juga meminta pelaku usaha nasional untuk bersabar menunggu tahapan akhir proses finalisasi resmi penghitungan pemilu serentak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, Kadin mengapresiasi dan bersyukur pada pelaksanaan Pemilu 2019 yang telah berlangsung secara aman dan damai. Untuk itu dia meminta kepada seluruh elemen termasuk pengusaha untuk menggalakan persatuan.

“Kami apresiasi Pemilu 2019 yang damai ini, dan untuk itu mari kita eratkan persatuan,” kata Rosan dalam keterangan pers yang diterima IndonesiaSatu.co, Selasa (23/4/2019).

Dia menambahkan, dalam menunggu finalisasi hasil resmi penghitungan suara oleh KPU, sikap persatuan dari seluruh elemen dibutuhkan guna menjamin kelancaran pembangunan ekonomi bangsa dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Selama 51 tahun berdiri di Indonesia, kata dia, Kadin selalu berupaya menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugasnya sebagai pengusaha dalam mendukung roda perekonomian. Menurutnya, ke depan nanti Kadin akan terus berupaya bersinergi dengan pemerintah Republik Indonesia yang terpilih secara resmi dari apapun latar belakang pandangan politiknya.

“Kadin akan terus bekerjasama erat dengan pemerintah untuk membangun lingkungan bisnis yang kondusif. Kemarin kita boleh beda, tapi hari ini kita harus tinggalkan perbedaan untuk bangun bangsa,” pungkasnya. 

--- Redem Kono

Komentar