Breaking News

PARIWISATA Kunjungan Emir Qatar ke Maumere Perkuat Destinasi Wisata Pulau Flores 10 Jun 2019 11:06

Article image
Emir Qatar Syaikh Tamim Bin Hamad Al-Thani. (Foto: Ist.)
Pulau Flores memiliki potensi dan pengaruh penting dalam aspek pertumbuhan ekonomi, sosial budaya, sumber daya alam, daya dukung lingkungan hidup dan pertahanan keamanan.

MAUMERE, IndonesiaSatu.co-- Emir Qatar Syaikh Tamim Bin Hamad Al-Thani dan rombongannya melakukan kunjungan sebagai wisatawan ke Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Jumat (7/6/19) lalu.

Oleh para pengamat budaya, kunjungan wisata tersebut dinilai semakin memperkuat posisi Pulau Flores sebagai kawasan strategis bahkan super strategis Pariwisata. Pasalnya, Pulau Flores memiliki potensi dan pengaruh penting dalam aspek pertumbuhan ekonomi, sosial budaya, sumber daya alam, daya dukung lingkungan hidup dan pertahanan keamanan.

Pemerhati Budaya NTT, Petrus Selestinus, kepada media ini, Minggu (9/6/19), menilai bahwa kunjungan tersebut selain memperkuat destinasi wisata Pulau Flores, juga sekaligus memperkuat alasan penolakan masyarakat NTT terhadap program 'Wisata Halal' dari Kementerian Pariwisata yang beberapa waktu lalu hendak diterapkan oleh BOP Labuan Bajo, Manggarai Barat.

"Kunjungan Emir Qatar ke Maumere dan beberapa tempat lain di Flores dan Alor, NTT diharapkan dapat mengakhiri perdebatan panjang soal perlu tidaknya Wisata Halal yang hendak diterapkan Kementerian Pariwisata di Flores, khususnya kawasan wisata di bawah BOP Labuan Bajo," kata Petrus.

Petrus beralasan, ternyata wisatawan sekelas Emir Qatar dan rombongannya dari negeri Muslim tidak mempertanyakan apakah di Flores ada program Wisata Halal atau tidak, begitu juga masyarakat lokal, Maumere, Flores pun tidak memberi syarat apapun termasuk apakah Emir Qatar dan rombongan harus diterima dan diberlakukan Hukum Adat Budaya Maumere atau tidak.

“Semua ini karena kedatangan Emir Qatar Syaikh Tamim Bin Hamad Al-Thani dan rombongan betul-betul murni sebagai rekreasi dan sudah paham dengan hukum positf Negara Indonesia, sehingga Emir Qatar bisa langsung menuju obyek wisata Teluk Maumere untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi atau mempelajari dan menikmati keunikan daya tarik wisata yaitu keindahan alam Taman Laut, Teluk Maumere sebagai tempat menyelam terpopuler, begitu juga dengan beberapa tempat lain di NTT," ujar Petrus.

Emir Qatar dan rombongannya, lanjut Petrus, sudah tahu bahwa sebagai wisatawan, pihaknya terikat kepada hukum Indonesia yang mewajibkan setiap wisatawan menjaga dan menghormati norma agama, adat istiadat, budaya dan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat setempat.

Mengangkat Kearifan Lokal

Petrus mengharapkan agar kunjungan wisata Emir Qatar harus jadi pelajaran bagi semua pihak terutama Kementerian Pariwisata bahwa tidak semua destinasi wisata dengan status super prioritas dapat diterapkan program 'Wisata Halal'.

"Hukum positif kita, khususnya UU Kepariwisataan dengan tegas menyatakan bawa Kepariwisataan diselenggarakan dengan prinsip menjunjung tinggi norma agama dan nilai budaya sebagai pengejawantahan dari konsep hidup dalam kesimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa, hubungan antara manusia dan sesama manusia dan hubungan antara manusia dengan lingkungan, keberagaman budaya dan kearifan lokal,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa sebagai Kepala Negara, Emir Qatar dan rombongannya sudah pasti memiliki informasi lengkap tentang kondisi geografis, kultur masyarakat dengan toleransi yang tinggi, masyarakat majemuk dengan mayoritas beragama Katolik, hingga adat budaya yang berbeda di setiap kabupaten.

Menurut Petrus, Emir Qatar dan rombongannya dengan kepercayaan penuh datang berkunjung, sekaligus bagi warga Muslim Flores, momen kunjungan ini merupakan sebuah kehormatan, karena bersamaan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri di mana sebagian warga Flores yang beragama Muslim sedang merayakan Hari Raya Idul Fitri.

“Ini menjadi bukti bahwa faktor budaya dan keindahan alam Pulau Flores, NTT yang menjadi tujuan utama kunjungan Emir Qatar, bukan persoalan ada atau tidak program Wisata Halal di Flores bahkan di Indonesia,” tandasnya. 

--- Guche Montero

Komentar