Breaking News
  • Banjir landa 21 kelurahan di Tebing Tinggi
  • Imigrasi Ngurah Rai beri "exit pass" seminggu bagi wisman
  • Jokowi: Kawasan GBK Harus Jadi Ruang Publik Bagi Masyarakat
  • PVMBG: gas SO2 Gunung Agung menurun
  • Sebanyak 50 ton ikan Danau Maninjau mati

AGAMA Kunjungi Agam Awal November, Ada Festival Pesona Danau Maninjau 08 Oct 2016 18:08

Article image
Salah satu tarian khas Minangkabau yang ditampilkan di sebuah acara festival. (Foto: Ist)
"Dengan cara ini, maka kesenian ini tidak hilang dimakan zaman dan wisatawan akan berkunjung ke Agam…"

LUBUK BASUNG, IndonesiaSatu.co – Setiap daerah di Indonesia terus menggelar beragam festival guna memperkenalkan pesona budaya dan tradisi daerah masing-masing kepada wisatawan. Kali ini giliran Pemerintah Kabupaten Agam Sumatera Barat yang kembali menggelar Festival Pesona Danau Maninjau. Tujuannya, melestarikan kesenian Minangkabau dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah itu.

"Festival ini akan digelar di Objek Wisata Muko-Muko Kecamatan Tanjung Raya, pada 3-6 November 2016," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Agam, Hadi Suryadi di Lubuk Basung, seperti dilansir Antara, Sabtu (8/10/2016).

Dijelaskan Hadi, kegiatan yang diadakan meliputi lomba biduak atau perahu, tambua tansa, talempong aguang, saluang dan pameran. Sementara peserta lomba tersebut berasal dari grup kesenian dan perwakilan kecamatan di Kabupaten Agam.

"Saat ini kita telah mempersiapkan undangan untuk peserta. Dalam waktu dekat undangan ini akan Kita serahkan langsung ke grup tersebut," katanya.

Festival pesona Danau Maninjau ini merupakan program tahunan dari Pemkab Agam untuk melestarikan kesenian Minangkabau, karena kesenian ini sudah mulai hilang di daerah itu seperti, lomba biduak dan talempong aguang.

"Sebelumnya kita juga mengadakan lomba kata pasambahan dan kesenian randai beberapa bulan lalu," katanya.

Selain melestarikan kesenian, festival ini untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke Agam, sehingga dapat mengerakan ekonomi masyarakat sekitar objek wisata. Pada 2016, Disbudpar Agam menargetkan jumlah kunjungan sebanyak 550.000 orang dan realisasi sekitar 250 ribu orang.

Anggota DPRD Agam, Noveri Edios mendukung festival ini dalam upaya melestarikan kesenian dan meningkatkan jumlah kunjungan wisata. Namun festival itu harus melibatkan seluruh grup kesenian di Agam.

"Dengan cara ini, maka kesenian ini tidak hilang dimakan zaman dan wisatawan akan berkunjung ke Agam," katanya.

--- Sandy Romualdus

Komentar