Breaking News

PARIWISATA Kunker ke Labuan Bajo, Presiden Jokowi Ingin Prioritas Penataan Kawasan Wisata 11 Jul 2019 17:03

Article image
Presiden Jokowi dan rombongan saat konferensi pers di Puncak Wariingin, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. (Foto: Kominfomabar)
Labuan Bajo sendiri merupakan salah satu dari 10 Destinasi Prioritas pemerintah.

LABUAN BAJO, IndonesiaSatu.co-- Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara,  Iriana melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT Rabu (10/7/19).

Melansir Kominfomabar, Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, pukul 14.13 Wita menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia.

Kedatangan Kepala Negara langsung disambut Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula, Pangdan IX Udayana, Mayjen Benny Susianto dan Kapolda NTT, Irjen Raja Erizman.

Rombongan disambut dengan Tarian Tiba Meka dengan ditandai pemberian kain songke Manggarai sambil diiringi Tarian khas Manggarai, Caci.

Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat.

Setibanya di Labuan Bajo, Presiden Jokowi langsung meninjau rencana pengembangan Bandara Komodo dan mendengarkan pemaparan dari Kepala Bandara Komodo tentang  pengembangan Bandara Komodo menjadi Bandara Internasional.

Selanjutnya Presiden Jokowi dan rombongan diagendakan menuju Pucak Waringin Labuan Bajo untuk meninjau proyek penataan kawasan pusat souvenir Waringin. Kemudian Presiden meninjau kawasan terpadu Marina  Labuan Bajo.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mengunjungi pulau Rinca yang terletak di sebelah barat Pulau Flores dan dipisahkan oleh Selat Molo.

Pulau Rinca beserta Pulau Komodo dan Pulau Padar merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Diberitakan, setibanya di Pulau Rinca, Presiden Jokowi dan rombongan disambut Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Lukita Awang N dan Direktur Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Kemenhub, Chandra Irawan.

Di salah satu objek wisata tersebut, Jokowi meninjau fasilitas yang ada dalam menunjang kegiatan pariwisata. Selain itu, Presiden Jokowi sekaligus membahas rencana pengembangan Taman Nasional Komodo untuk dijadikan wisata bersegmentasi premium.

Dalam kunker ke-11 ke NTT ini, Jokowi juga akan meninjau rencana pengembangan di Dermaga Philemon dan kawasan Batu Cermin, Labuan Bajo, Manggarai Barat. 

Wisata Premium dan Penataan Kawasan

Dijelaskan bahwa Presiden Jokowi ingin menjadikan Labuan Bajo sebagai tempat wisata premium.

"Segmentasi yang mau kita ambil di sini beda, segmentasi yang premium. Oleh sebab itu, penataan kawasan di Labuan Bajo penting sekali," kata Jokowi kepada awak media di Puncak Waringin, Labuan Bajo.

Soal penataan kawasan Labuan Bajo, Jokowi menyinggung pembangunan fasilitas penunjuang pariwisata seperti Bandara dan trotoar. Supaya, wisatawan yang datang ke sana semakin merasa nyaman.

"Yang ingin kita percepat pertama bandara, terminal akan kita besarkan, runway diperpanjang, maksimal tahun depan rampung semua. Kemudian pengelolaan akan dilelang, terutama kita ingin agar yang mengelola airport ini yang memiliki jaringan pariwisata internasional, sehingga yang datang ke sini turis-turis yang diharapkan meningkatkan devisa," paparnya.

"Kita akan buat trotoar, tahun ini mulai sampe ke ujung, sehingga turis bisa menikmati view yang ada di depan sana. Juga berkaitan kekurangan supply air juga akan dikerjakan," lanjut Jokowi.

Labuan Bajo sendiri merupakan salah satu dari 10 Destinasi Prioritas pemerintah. Artinya, pembangunan dan pengembangan pariwisatanya bakal lebih diperhatikan, supaya lebih memudahkan wisatawan baik di dalam maupun luar negeri.

Presiden Jokowi juga ingin mempercepat pembangunan kawasan wisata di Labuan Bajo dengan menggenjot penataan di kawasan wisata ini.

Jokowi ingin penataan kawasan Labuan Bajo secara total. Demikian juga dengan pelabuhan Labuan Bajo yang akan khusus melayani kapal untuk penumpang.

"Kita akan rapikan sebagai pusat craft di Labuan Bajo. Ini total memang penataannya. Kemudian pelabuhan untuk kontainer akan dipindah ke tempat lain. Di sini hanya untuk penumpang, pinisi. Yang dipindah kargonya saja," kata Jokowi.

--- Guche Montero

Komentar