Breaking News

REGIONAL Kunker ke Matim, Wagub NTT Tinjau Langsung Realisasi Proyek Ruas Jalan Provinsi 16 Jan 2020 19:02

Article image
Wagub NTT, Josef Nae Soi melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kampung Wukir, Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim). (Foto: NTTPembaharuan.com)
"Jika tidak sesuai dengan kesepakatan kontrak kerja dengan PUPR, maka akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang ada,” tegas Wagub Nae Soi.

BORONG, IndonesiaSatu.co-- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (Wagub NTT), Josef Nae Soi, Selasa (14/1/20) melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kampung Wukir, Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Kedatangan Wagub Nae Soi bersama rombongan ini disambut oleh Bupati Matim, Andreas Agas, Wakil Bupati Matim, Stefanus Jaghur, Ketua DRPD Matim, Yeremias Dupa, dan segenap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Matim.

Dalam kunjungan itu, Wagub NTT didampingi  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT, Maksi Y. E. Nenabu; Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT, Ganef Wurgiyanto; Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Jelamu A. Marius; dan Kasubag Perjalanan Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Aryos P. Y. L. Bay.

Di Matim, Wagub Josef Nae Soi dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X Kupang, Mochtar Napitupulu meninjau langsung pelaksanaan pengerjaan ruas jalan provinsi di Kecamatan Elar Selatan guna memastikan realisasi pengerjaan 5 paket proyek pengerjaan ruas jalan provinsi yang bersumber dari APBN dan APBD NTT yang dikerjakan oleh PT. Agogo Golden Group (AGG) di daratan Pulau Flores.

“Kehadiran saya di sini hanya untuk memastikan apakah pekerjaan jalan provinsi di Manggarai Timur berjalan dengan lancar atau tidak. Saya berharap, pengerjaan jalan segmen dua ini harus rampung akhir Februari mendatang, sehingga masyarakat langsung merasakan manfaatnya,” kata Wagub Nae Soi melansir NTTPembaharuan.com.

Menurut Wagub, jika sampai pada waktu yang sudah ditentukan, pengerjaan proyek infrastruktur jalan provinsi yang dikerjakan Dinas PUPR NTT itu belum juga selesai, maka pihaknya akan mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kita tidak bisa mengandai-andai. Tentu kita semua berharap pembangunan jalan ini bisa selesai tepat waktu. Jika tidak sesuai dengan kesepakatan kontrak kerja dengan PUPR, maka akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang ada,” tegasnya.

Proyek Mangkrak

Seperti diberitakan korantimor.com, progress fisik pengerjaan ruas jalan provinsi Bealaing-Mukun-Mbazang segmen 2 di kabupaten Manggarai Timur senilai Rp. 14,1 Miliar yangbl dikerjakan oleh PT. AGG, mangkrak karena tidak ada kemajuan fisik sejak Desember 2019. Diduga, realisasi fisik proyek baru mencapai 60%, sementara harapan Wagub NTT agar segera rampung pada Februari mendatang.

--- Guche Montero

Komentar