Breaking News

REGIONAL Kurangi Dampak Ekonomi Masyarakat, Pemprov NTT Serahkan Bantuan ke Tiga Kabupaten 08 Sep 2020 09:51

Article image
Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi saat menyerahkan bantuan Pemprov NTT di Kabupaten Malaka. (Foto: Ist)
"Kita lakukan ini juga sebagai bentuk nyata bahwa kesejahteraan masyarakat adalah hukum tertinggi yang harus diutamakan pemerintah," ujar Wagub Nae Soi.

MALAKA, IndonesiaSatu.co-- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef A. Nae Soi, kembali melakukan kunjungan kerja di daratan Timor di antaranya ke Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Sabtu (5/9/2020).

Kegiatan utama dalam kunker tersebut yakni penyerahan bantuan beras Pemprov NTT kepada pemerintah kabupaten secara simbolis dalam rangka mengurangi dampak ekonomi masyarakat dari pandemi Covid-19. Bantuan beras tersebut dikhususkan pada lembaga agama dan lembaga masyarakat.

Dalam sambutannya saat tiba di Kabupaten Malaka, Wakil Gubernur Nae Soi mengatakan bahwa Pemprov NTT bertanggung jawab untuk terus mengutamakan kesejahteraan rakyat dan juga membantu masyarakat untuk bisa keluar dari masalah ekonomi selama pandemi Covid 19.

"Kami sebagai pemerintah akan terus mengupayakan kesejahteraan masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19 ini. Berbagai paket bantuan sosial kini kami berikan kepada masyarakat untuk membantu ekonomi masyarakat di tengah masalah global ini; salah satunya adalah dengan bantuan beras Pemprov NTT kepada lembaga agama dan lembaga masyarakat," ujar Wagub.

Menurut Politisi Golkar ini, hal itu dilakukan sebagai bentuk terima kasih atas pelayanan dari seluruh lembaga agama dan lembaga masyarakat atas karya dan pelayanan baik spiritual maupun secara aksi nyata; seperti pendidikan yang berkontribusi bagi masyarakat dan daerah.

"Kita lakukan ini juga sebagai bentuk nyata bahwa kesejahteraan masyarakat adalah hukum tertinggi yang harus diutamakan pemerintah," ujarnya.

Wagub Nae Soi juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari masyarakat NTT atas dua tahun kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Lasikodat bersamanya sendiri sebagai Wakil Gubernur NTT.

"Hari ini juga 5 September 2020 adalah tepat dua tahun kepemimpinan saya bersama Bapak Gubernur Viktor Laiskodat. Untuk itu, kami juga ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah kabupaten dan juga seluruh masyarakat yang sudah memberikan dukungan serta mau bekerja bersama kami untuk mewujudkan pembangunan di NTT. Kami juga mohon agar terus diberikan support untuk tetap melaksanakan tugas kami sebagai pemimpin yang menahkodai daerah ini demi mewujudkan NTT Bangkit Menuju Sejahtera," harapnya.

Genjot Pembangunan Infrastruktur

Wakil Gubernur juga berkomitmen untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur di NTT; di antaranya pembangunan jalan, energi listrik dan air untuk kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, berterima kasih kepada Wakil Gubernur yang sudah berkunjung serta memberikan bantuan sosial. 

"Kami sangat senang, Pak Wakil Gubernur bisa hadir di sini dan memberikan bantuan beras kepada masyarakat. Di sini juga kami ingin agar Pemprov juga bisa membantu menyelesaikan infrastruktur jalan. Namun kami juga berterima kasih karena dalam dua tahun kepemimpinan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur juga turut berperan mendukung program revolusi pertanian di Kabupaten Malaka," kata Bupati Stefanus mengapresiasi.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut yakni Kepala Dinas Sosial NTT, Jamalludin Ahmad yang memberikan pesan pada pihak penerima bantuan masyarakat untuk memanfaatkan bantuan beras tersebut dengan baik.

"Bantuan beras ini kami adakan 5 ton untuk setiap kabupaten dan akan didistribusikan kepada lembaga agama dan lembaga masyarakat sesuai kebutuhan yang bervariatif. Kami harap agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya," harap Jamalludin.

Untuk diketahui penyerahan bantuan secara simbolis bagi masing-masing lembaga agama dan lembaga masyarakat di tiga kabupaten tersebut di antaranya; untuk Kabupaten Belu yakni LKSA Suluh Obor, Pondok Mercy, Bina Bunga Bangsa, Bhakti Luhur, Pusat rehabilitasi Hidup Baru, St. Yoseph Nenukh, Hadinan Haklaran, Yayasan Regina Angelorum, Susteran Ursulin dan Seminari Lalian.

Sementara untuk kabupaten Malaka; di antaranya Paroki St. Fransiskus Xaverius Bolan, Gereja Bethel Indonesia Sang Permai Betun, Masjid Al Qard Betun, Susteran S.SPS Betun, Paroki St. Yohanes Baptista Besikama, Gereja Immanuel Maktihan, Paroki St. Antonius Kleseleon, Paroki Salib Suci Weoe, Paroki St. Dominikus Wekmidar, Paroki St. Mikael Kada, Paroki Salib Suci Alas, Paroki Kristus Raja Seon, Paroki St. Yohanes Rakfau, dan Paroki Cicilia Kotafoun.

Sedangkan untuk Kabupaten TTU; yakni LKSA St. Maria Manufui, Panti Sosial Anak Bitauni, LKSA Devina Prodentia Maubesi, Jemaat Syalom Maumolo, Notre Dami Sasi, LKSA KKP Reinha Rosari Noemuti, Jemaat Elim Oepope, Masjid Nurul Mubin Wini, Jemaat Pniel Ponu dan Jemaat Ebenhaezer Tuamese

--- Guche Montero

Komentar