Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

REGIONAL Lantik Penjabat Kades, Bupati Marsel: Pahami Regulasi 21 Jul 2018 13:47

Article image
Bupati Ende, Marsel Petu saat Melantik Penjabat Kepala Desa di Ende (Foto: tribun.poskupang.com)
"Penjabat kepala desa bersama jajaran dan mitrannya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) harus mengembangkan konsep desa membangun dengan mengedepankan prinsip-prinsip desa,” tandas Bupati Marsel.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Bupati Ende, Marsel Y. W. Petu, , Jumat (20/7/18) resmi melantik empat penjabat kepala desa bertempat di aula lantai II kantor Bupati Ende. Empat penjabat kepala desa yang dilantik yakni Marselinus D Kota selaku penjabat Kepala Desa Ratewati, Donatus Seso sebagai penjabat Kepala desa Mukusaki, Desa Magekapa dijabat Yanuarius Sana serta Desa Nakuramba dijabat Oktafianus Ndena.

Usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Bupati Marsel menegaskan bahwa penjabat Kepala Desa harus memahami secara sungguh regulasi dan wewenang sebagai pemimpin wilayah di desa serta menjadikan kepercayaan yang diberikan sebagai motivasi.

“Pahami regulasi khususnya regulasi yang berkaitan dengan anggaran dan menjadi pijakan bagi para penjabat kepala desa dan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas. Diharapkan, semua tugas dan pelayanan akan berjalan sesuai koridor yang berlaku,” kata Bupati Marsel.

Ia mengharapkan agar para penjabat yang dilantik mampu memberikan kontribusi dan mendedikasikan semua kemampuan yang dimiliki sehingga mampu membawa aspirasi masyarakat dan pada akhirnya membawa perubahan bagi masyarakat menjadi lebih mandiri dan  sejahtera.

“Kepercayaan yang diberikan mengandung makna tanggungjawab yang harus diemban untuk bersama semua komponen masyarakat yang ada di desa dapat menterjemahkan apa yang menjadi harapan Bupati dan Wakil Bupati Ende yang tertuang dalam visi-misi yaitu mewujudkan karakteristik Kabupaten Ende dengan membangun dari desa dan kelurahan menuju masyarakat yang mandiri dan sejahtera serta berkeadilan,” terangnya.

Bupati Marsel menegaskan bahwa fokus perhatian para penjabat kepala desa saat ini yakni melaksanakan dan melanjutkan program atau kegiatan yang sudah ada yang telah diletakkan oleh kepala desa sebelumnya serta terus melakukan koordinasi dan membangun kolaborasi peran dengan komponen masyarakat yang ada di desa sampai dengan proses pemilihan kepala desa defenitif.

Aparatur Handal

Menyinggung banyaknya anggaran yang diperuntukkan bagi desa, Bupati Marsel menghimbau agar para penjabat kepala desa harus memiliki kemampuan yang handal dan didukung oleh aparaturr yang handal pula sehingga mampu menterjemahkan semua kebijakan khususnya kebijakan anggaran agar tidak menjadi persoalan di kemudian hari.

“Buatlah perencanaan pembangunan berdasarkan apa yang dibutuhkan masyarakat, dan bukan berdasarkan keinginan. Artinya, perencanaan yang dibuat harus disesuaikan dengan karakteristik desa serta kapasitas anggarannya. Apabila hal ini dilaksanakan secara sungguh-sungguh maka dipastikan pembangunan akan membawa manfaat yang tepat sasar bagi masyarakat,” imbuh Bupati.

Bupati Marsel mengharapkan agar sebagai penjabat kepala desa harus dipahami bahwa desa memiliki otonomi sehingga memiliki hak untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri dengan mengedepankan partisipasi masyarakat.

“Penyelenggaraan pemerintahan desa dan pembangunan desa harus dapat mewujudkan peran aktif masyarakat. Hal itu harus sejalan dengan prinsip otonomi desa dalam menyikapi berbagai tuntutan kebutuhan masyarakat. Penjabat kepala desa bersama jajaran dan mitrannya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) harus mengembangkan konsep desa membangun dengan mengedepankan prinsip-prinsip desa,” tandasnya.

--- Guche Montero

Komentar