Breaking News

OLAHRAGA Liga Berjenjang Piala Menpora 2018 Resmi Dimulai di Atambua 06 May 2018 19:15

Article image
Pembukaan Liga Berjenjang Piala Menpora di Atambua, NTT (Foto: Ist)
"Kemenpora berharap bakal ditemukan banyak calon pemain berbakat. Semoga dari kompetisi Piala Menpora U-12, U-14, U-16 ini akan lahir Egy Maulana Vikri baru" ungkap Almand.

 

ATAMBUA, IndonesiaSatu.co-- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi menggelar liga sepakbola pelajar berjenjang tahun 2018. Pembukaan (kick-off) kompetisi sepakbola yang bertujuan mencari bibit-bibit berbakat sekaligus memperebutkan Piala Menpora ini digelar di lapangan SSB Bintang Timur, Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (5/5/18).

Dilansir detiksport.com, dalam acara pembukaan itu, hadir Wakil Bupati Belu, JT Oseluan, Kabid Asdep Ordik Ary Moelyadi, serta Ketua KONI Belu. Selain itu, hadir juga Direktur Pembinaan Usia Muda Timor Leste, Gregorio yang datang khusus karena tertarik konsep pembinaan Kemenpora.

Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan Kemenpora, Almand Hudri, yang mewakili Menpora pada acara pembukaan tersebut mengatakan bahwa Kemenpora sengaja menggelar acara tersbut di daerah perbatasan sebagai bentuk semangat Menpora Imam Nahrawi menjalankan Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Semangatnya, Pak Imam ingin menjalankan himbauan Presiden Jokowi untuk membangun dari daerah terluar. Karena itu, Kemenpora memulai kick-off dari sini," kata Almand.

Dijelaskan bahwa Liga berjenjang tersebut dikelola oleh Kemenpora dengan melibatkan operator swasta. Sementara untuk Liga U-12 menggunakan operator FOSSBI, Liga U-14 operatornya BLISPI, Liga U-16 dioperatori oleh MK, dan Liga U-21 oleh FOPSSI.

"Dengan kick-off di sini, maka ini menandai dimulainya seri kabupaten/kota hingga provinsi. Dengan digelarnya kick-off Liga Berjenjang 2018 tersebut, Kemenpora berharap bakal ditemukan banyak calon pemain berbakat. Semoga dari kompetisi Piala Menpora U-12, U-14, U-16 ini akan lahir Egy Maulana Vikri baru" ungkap Almand.

Sementara itu, pemilik lapangan Bintang Timur, Fary Djemi Francis menjelaskan bahwa Kemenpora sangat peduli dengan daerah perbatasan. Dia berharap dari Atambua, NTT, mampu melahirkan pesepakbola yang bermanfaat untuk timnas Indonesia.

"Sebagai orang NTT, terutama daerah perbatasan, kami berterima kasih kepada Kemenpora karena banyak gelaran event nasional dan internasional di daerah perbatasan termasuk di Atambua. Ini kepercayaan luar biasa. Menjadi suatu kehormatan atas kick-off di sini, dan ini menjadi penanda seluruh Indonesia langsung berjalan," ungkap Fary yang juga Ketua Komisi V DPR RI tersebut.

Acara pembukaan ditandai dengan pelepasan burung merpati dan dilanjutkan dengan pertandingan U-14 antara tim SSB Bintang Timur melawan SMPN 3 Atambua FC. Tim Bintang Timur, yang dimiliki oleh Fary Francis, berhasil menang dengan skor telak 6-0 pada laga pembuka tersebut.

--- Guche Montero

Komentar