Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

BOLA Liga Champions: Diimbangi Porto, Liverpool Pijak Perempatfinal 07 Mar 2018 15:44

Article image
Laga leg kedua Liga Champions antara Liverpool kontra Porto (Foto: Ist)
"Saya tak keberatan dengan siapapun, jujur saja. Saya tak peduli. Kami menghadapi apa yang muncul. Kami tak mengharapkan untuk siapapun, kami hadapi siapapun yang kami dapatkan. Begitulah cara kerjanya. Ada lima tim Inggris di sini dan pada satu titik ka

LIVERPOOL, IndonesiaSatu.co-- Liverpool menuai hasil imbang 0-0 saat menjamu Porto pada pertandingan leg kedua babak perdelapanfinal Liga Champions yang dihelat di Anfield, Rabu (7/3/18) dinihari WIB. Hasil imbang sudah lebih dari cukup untuk 'Si Merah' lolos ke perempatfinal berbekal kemenangan 5-0 pada leg pertama di markas Porto sehingga lolos agregat 5-0 menuju babak perempatfinal.

Dilansir Detiksport.com, Porto yang berada dalam posisi tertinggal mengawali laga dengan mengambil inisiatif serangan dan mengontrol ritme permainan. Namun tim arahan Sergio Conceicao itu kesulitan menciptakan peluang menciptakan gol.

Sebuah umpan panjang pada menit ke-9 mengarah ke Vincent Aboubakar di dalam kotak penalti, tapi gagal dikontrol dengan baik sehingga bola pun berhasil diamankan Loris Karius.

Liverpool malah nyaris unggul di menit ke-18. Joe Gomez merangsek di sisi kanan dan melepaskan umpan silang. Roberto Firmino gagal menyundul, tapi masih ada Sadio Mane yang menyambar bola. Tendangannya Mane dari jarak dekat malah melambung di atas mistar gawang Porto.

Liverpool perlahan-lahan mengontrol tempo permainan dari Porto. Sebuah umpan dari Adam Lallana pada menit ke-27 menyasar ke Firmino di dalam kotak penalti. Akan tetapi usahanya menyundul bola belum berhasil. Tuan rumah nyaris unggul di menit ke-31. Berawal dari tusukan Alberto Moreno di sisi kiri, bola kemudian diarahkan ke James Milner. Milner lantas mengoper ke tengah kotak penalti dan disambar Mane. Tendangannya menghantam tiang gawang dan kembali ke lapangan permainan.

Empat menit kemudian, Liverpool kembali mengancam, kali ini dari bola mati. Bola lambung ditanduk Dejan Lovren di tengah kotak penalti, cuma melesat di atas gawang. Sampai babak pertama berakhir, skor masih kacamata 0-0 untuk kedua tim.

Di menit kedua babak kedua, Liverpool langsung mendapatkan kesempatan. Umpan silang Lallana diterima Milner di tengah kotak penalti dalam posisi bebas. Sepakannya malah melambung.

Porto merespons di menit ke-51. Abdul Waris merangsek lewat tengah dan mengarahkan tendangan mendatar dari depan kotak penalti. Karius sigap menepis.

Firmino mendapatkan kans di menit ke-58. Menguasai bola di sisi kiri di dalam kotak penalti, penyerang asal Brasil itu menuntaskannya dengan tendangan. Felipe memblok tendangannya dan menyapu di momen krusial. Peluang lain untuk Liverpool terjadi pada menit ke-67. Umpan silang Jordan Henderson ditanduk Danny Ings, namun bola masih mengarah tepat ke pelukan Iker Casillas.

Sepakan Mohamed Salah pada menit ke-82 meluncur deras ke gawang Porto, namun bisa dihalau Casillas. Dua menit kemudian, Porto balas mengancam. Oliver Torres menembak dari sisi kiri di dalam kotak penalti. Ragnar Klavan memblok di momen yang tepat.

Peluang bagus didapatkan Ings di menit ke-88. Umpan silang Salah jatuh pas ke jangkauannya dan ditanduk ke arah gawang. Casillas membuat penyelamatan apik, menepis bola ke atas gawang.

Hingga laga usai kedua tim tidak mampu memcah kebuntuan. Hasil ini membuat Liverpool berhak lolos ke babak perempatfinak dengan agregat 5-0.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp menegaskan dirinya tak pilih-pilih lawan di babak berikutnya. Liverpool akan siap untuk menghadapi siapapun.

"Saya tak keberatan dengan siapapun, jujur saja. Saya tak peduli. Kami menghadapi apa yang muncul. Kami tak mengharapkan untuk siapapun, kami hadapi siapapun yang kami dapatkan. Begitulah cara kerjanya. Ada lima tim Inggris di sini dan pada satu titik kami akan melawan mereka. Jadi kita akan lihat kapan itu terjadi," imbuh pria Jerman ini dilansir BBC.

--- Guche Montero

Komentar